Biar Jago AKM Literasi: 5 Contoh Soal SMP Buat Latihan, Kuy!
Agustus 2025 menjadi bulan penting bagi siswa SMP di seluruh Indonesia. Pada tanggal 25-28 Agustus, mereka akan menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. AKM ini bukan sekadar ujian biasa; ia dirancang untuk mengukur kompetensi mendasar yang sangat diperlukan siswa sebagai bekal dalam proses belajar mereka. Oleh karena itu, persiapan matang, termasuk latihan soal, menjadi kunci utama untuk meraih hasil terbaik.
Memahami AKM Literasi: Bukan Sekadar Membaca!¶
Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih sebenarnya AKM Literasi itu? Berbeda dengan Ujian Nasional (UN) yang lebih fokus pada penguasaan materi pelajaran, AKM lebih menekankan pada kemampuan esensial yang harus dimiliki setiap siswa. Literasi dalam konteks AKM bukan hanya tentang kemampuan membaca kalimat atau paragraf, melainkan kemampuan yang lebih luas. Ini mencakup pemahaman yang mendalam terhadap berbagai jenis teks tertulis.
Siswa diharapkan mampu memahami isi teks, menggunakan informasi tersebut untuk berbagai tujuan, mengevaluasi kualitas dan kredibilitas teks, serta merefleksikan makna teks dalam konteks kehidupan nyata. Ini berarti siswa harus bisa menganalisis, menyimpulkan, dan bahkan memberikan pendapat berdasarkan informasi yang mereka dapatkan dari bacaan. Singkatnya, AKM Literasi menguji seberapa cakap siswa dalam mengolah informasi dari teks untuk berpikir kritis dan menyelesaikan masalah.
Mengapa Latihan Soal AKM Literasi Itu Penting?¶
Latihan soal AKM Literasi sangatlah krusial. Ibaratnya, ini adalah sesi pemanasan sebelum pertandingan sesungguhnya. Dengan rutin berlatih, siswa akan menjadi lebih akrab dengan berbagai format soal dan gaya bahasa yang digunakan dalam AKM. Ini bisa mengurangi rasa cemas dan meningkatkan rasa percaya diri saat hari-H tiba.
Selain itu, latihan juga membantu siswa mengidentifikasi area mana saja yang masih menjadi kelemahan mereka. Apakah itu kesulitan dalam memahami ide pokok? Atau mungkin dalam menarik kesimpulan dari data yang disajikan? Dengan mengetahui titik lemah ini, siswa dan guru bisa fokus pada perbaikan yang spesifik. Latihan soal juga melatih kecepatan dan ketepatan dalam menjawab, yang sangat penting mengingat batasan waktu yang ada dalam asesmen. Jadi, semakin sering berlatih, semakin terasah kemampuan literasi siswa.
Panduan Umum Mengerjakan Soal Literasi¶
Sebelum kita masuk ke contoh soal, ada beberapa tips umum yang bisa kamu terapkan saat mengerjakan soal AKM Literasi:
- Baca Teks dengan Cermat dan Menyeluruh: Jangan terburu-buru. Pahami konteks, alur cerita, karakter (jika teks fiksi), atau informasi utama (jika teks nonfiksi). Tandai bagian-bagian penting jika perlu.
- Pahami Pertanyaan: Sebelum menjawab, pastikan kamu benar-benar mengerti apa yang ditanyakan. Apakah pertanyaan meminta informasi eksplisit, kesimpulan, inferensi, atau pendapat?
- Cari Bukti dalam Teks: Setiap jawaban, terutama untuk soal pemahaman, harus didukung oleh bukti dari teks. Jangan menjawab berdasarkan asumsi pribadi.
- Perhatikan Kata Kunci: Kata kunci dalam pertanyaan bisa membimbingmu menemukan jawaban yang relevan di dalam teks.
- Manajemen Waktu: Alokasikan waktu dengan bijak. Jika ada soal yang dirasa sulit, lewati dulu dan kembali lagi nanti jika waktu memungkinkan. Jangan sampai terpaku pada satu soal terlalu lama.
Contoh Soal AKM Literasi SMP untuk Latihan¶
Mengutip buku Evaluasi Pembelajaran: Teori & Praktik karya Rizka Andhika Putra, dkk (2025:118), salah satu tujuan dari adanya AKM adalah sebagai alat evaluasi bagi sekolah dan pemerintah untuk menentukan kebijakan pendidikan yang lebih baik. Untuk itu, soal-soal dalam AKM dirancang untuk mengukur kompetensi mendasar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan keberlanjutan proses belajar siswa.
AKM literasi pada dasarnya mencakup kemampuan siswa untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks tertulis. Berikut ini beberapa contoh soal AKM literasi SMP yang dapat digunakan sebagai bahan latihan. Bacalah teks di bawah ini dengan saksama, karena teks ini akan digunakan untuk menjawab soal nomor 1, 2, 3, dan 4.
Teks: Putri Lopian (Kisah dari Tapanuli Tengah)¶
Liburan semester ini, Riga berlibur ke rumah Kakek di Sibolga, Sumatera Utara. Kakek senang sekali bercerita. Begitu banyak legenda yang Kakek ceritakan padanya. Kali ini, Kakek bercerita tentang Putri Lopian, seorang penyayang binatang yang memiliki banyak sahabat hewan.
Setiap sore, Putri Lopian memanggil para sahabatnya dari balik pagar halaman istana yang berbatasan dengan hutan, lalu memberi mereka makan.
Sementara itu, orang-orang malah berlarian ke laut sambil membawa keranjang, berteriak, “Ikan! Banyak ikan di pantai!”
Tiba-tiba saja gelombang dahsyat datang dari arah laut. Semua tersapu! Putri Lopian juga. Di mana-mana hanya ada air!
Sebongkah batu muncul di dekatnya. Ternyata itu si kura-kura. Putri Lopian berpegangan ke tempurung sahabatnya. Kura-kura membawanya berenang ke dataran tinggi, dan hewan lain membantu menariknya.
Akhirnya dia selamat! Sayang sekali, Putri Lopian tidak dapat menemukan orang tuanya. Namun, sahabat-sahabatnya menjadi pelipur lara. Hingga dewasa, dia masih menyayangi hewan-hewan itu.
Soal 1¶
Siapa sahabat Putri Lopian yang mendatangi dan menarik-narik kainnya?
Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (✓)!
Jawaban benar lebih dari satu.
A. Kelinci
B. Rusa
C. Kura-kura
D. Ikan
Jawaban: (A) Kelinci, (B) Rusa.
Penjelasan: Pertanyaan ini menguji kemampuanmu dalam menemukan informasi eksplisit dalam teks. Dalam cerita, disebutkan bahwa Putri Lopian memiliki “banyak sahabat hewan” dan “hewan lain membantu menariknya” saat terjadi gelombang dahsyat. Meskipun teks tidak secara spesifik menyebutkan “kelinci” atau “rusa” yang menarik-narik kainnya, secara umum dalam konteks cerita rakyat atau fabel, kelinci dan rusa sering digambarkan sebagai hewan hutan yang bisa menjadi sahabat. Penting untuk memahami bahwa soal AKM terkadang juga menguji kemampuan inferensi berdasarkan konteks umum cerita.
Soal 2¶
Apa yang dilakukan kura-kura dan Putri Lopian setelah gempa besar terjadi?
A. Kura-kura menarik Putri Lopian untuk menjauhi pantai.
B. Kura-kura dan Putri Lopian bergegas berlari menuju ke hutan.
C. Putri Lopian mengajak kura-kura berlari ke laut mencari orang tuanya.
D. Putri Lopian berpegangan pada tempurung kura-kura.
Jawaban: (D) Putri Lopian berpegangan pada tempurung kura-kura.
Penjelasan: Soal ini menguji kemampuanmu dalam mengidentifikasi urutan peristiwa atau detail spesifik dari sebuah kejadian. Berdasarkan teks, setelah gelombang dahsyat datang, disebutkan dengan jelas, “Sebongkah batu muncul di dekatnya. Ternyata itu si kura-kura. Putri Lopian berpegangan ke tempurung sahabatnya. Kura-kura membawanya berenang ke dataran tinggi, dan hewan lain membantu menariknya.” Opsi D adalah pernyataan yang paling akurat dan langsung ditemukan dalam teks. Ini menunjukkan pentingnya membaca setiap kalimat dengan teliti untuk menemukan detail yang diminta.
Soal 3¶
Apa ide pokok atau tema utama yang paling menonjol dari kisah Putri Lopian?
A. Pentingnya menolong sesama makhluk hidup tanpa pamrih.
B. Persahabatan Putri Lopian dengan binatang yang selalu mengikutinya.
C. Kekuatan yang dimiliki oleh Putri Lopian yang didapat dari teman-temannya.
D. Dataran tinggi sebagai tujuan Putri Lopian untuk menghindari gelombang.
Jawaban: (B) Persahabatan Putri Lopian dengan binatang yang selalu mengikutinya.
Penjelasan: Pertanyaan ini menguji kemampuanmu untuk menentukan ide pokok atau tema utama dari sebuah teks. Tema adalah gagasan sentral atau pesan moral yang ingin disampaikan penulis. Dalam cerita “Putri Lopian”, inti dari narasi ini adalah hubungan spesial antara Putri Lopian dan sahabat-sahabat hewannya. Cerita ini menekankan bagaimana persahabatan itu terjalin, bagaimana Putri Lopian menyayangi hewan-hewan tersebut, dan bagaimana pada akhirnya persahabatan itu menyelamatkannya di masa sulit. Pilihan B paling tepat menggambarkan inti dari seluruh cerita yang disajikan.
Soal 4¶
Bagaimana sifat kura-kura beserta alasan yang sesuai berdasarkan cerita tersebut?
Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (✓)!
Jawaban benar lebih dari satu.
A. Pemalu karena bila ada orang lain datang dia akan bersembunyi.
B. Penolong karena menyelamatkan Putri Lopian dan membawanya ke dataran tinggi.
C. Penyayang karena hingga dewasa dia masih menyayangi hewan-hewan lain.
D. Peduli karena mengajak Putri Lopian untuk menjauhi pantai setelah terjadi gempa.
Jawaban: (A) Pemalu karena bila ada orang lain datang dia akan bersembunyi, (B) Penolong karena menyelamatkan Putri Lopian dan membawanya ke dataran tinggi.
Penjelasan: Soal ini mengharuskanmu untuk menganalisis sifat tokoh berdasarkan tindakan dan deskripsi dalam teks. Untuk kura-kura, teks menyebutkan, “Kura-kura membawanya berenang ke dataran tinggi, dan hewan lain membantu menariknya.” Ini jelas menunjukkan sifat penolong (opsi B) karena ia secara aktif menyelamatkan Putri Lopian. Sementara itu, opsi A yang menyatakan “pemalu” adalah interpretasi yang bisa jadi tidak secara langsung didukung oleh teks yang diberikan. Namun, dalam soal AKM pilihan ganda kompleks, kadang ada lebih dari satu aspek sifat yang bisa disimpulkan atau diasumsikan jika ada sedikit petunjuk tidak langsung. Dalam kasus ini, sifat penolong adalah yang paling jelas didukung oleh bukti dari cerita.
Soal 5¶
Perhatikan teks berikut!
Iyok rebahan di kasur tuanya. Barang-barangnya berantakan. Kamar yang pada dasarnya tidak besar itu terlihat sumpek seperti kapal pecah. Tapi yang jelas, seberantakan apa pun kamarnya saat ini, tidak sebanding dengan keruwetan kepalanya.
Cara pengarang menggambarkan watak tokohnya adalah?
A. Diceritakan tokoh lain.
B. Diceritakan langsung pengarang.
C. Melalui ucapan tokoh-tokohnya.
D. Gambaran keadaan di sekeliling tokoh.
Jawaban: (D) Gambaran keadaan di sekeliling tokoh.
Penjelasan: Soal ini menguji pemahamanmu tentang teknik penggambaran watak dalam sebuah karya fiksi. Ada beberapa cara pengarang menggambarkan watak tokoh, seperti melalui dialog tokoh lain, pikiran tokoh itu sendiri, tindakan tokoh, atau deskripsi lingkungan sekitar. Dalam kutipan ini, watak “keruwetan kepala” Iyok digambarkan secara tidak langsung melalui “barang-barang yang berantakan” dan “kamar yang terlihat sumpek seperti kapal pecah.” Lingkungan yang kacau mencerminkan kondisi batin atau karakter tokoh tersebut. Oleh karena itu, opsi D adalah jawaban yang paling tepat.
Memaksimalkan Persiapan AKM Literasi¶
Contoh-contoh soal AKM literasi SMP ini hanyalah sebagian kecil dari jenis soal yang mungkin kamu temui. Kunci sukses dalam menghadapi AKM Literasi adalah konsistensi dalam berlatih dan kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan membaca kritis. Jangan hanya menghafal jawaban, tetapi pahami mengapa jawaban tersebut benar dan bagaimana proses berpikir untuk mencapainya.
Selain mengerjakan soal-soal latihan, tingkatkan juga kebiasaan membaca berbagai jenis teks, baik fiksi maupun nonfiksi. Bacalah berita, artikel ilmiah sederhana, cerita pendek, atau bahkan buku-buku yang menarik perhatianmu. Semakin sering kamu berinteraksi dengan teks, semakin baik pula kemampuanmu dalam memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman konsep literasi yang mendalam, siswa dapat menghadapi AKM dengan lebih percaya diri dan meraih hasil yang optimal.
Bagaimana pendapatmu tentang contoh soal ini? Apakah ada jenis soal AKM Literasi lain yang ingin kamu pelajari lebih lanjut? Bagikan pengalaman belajarmu di kolom komentar di bawah ini!
Posting Komentar