MPLS 2025 Lancar? Ini 9 Contoh Laporan Kegiatan SD, SMP, SMA!
Halo, detikers! Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 itu kegiatan penting banget yang biasanya jadi gerbang awal buat para siswa baru. Nah, buat para panitia atau pihak sekolah, pasti butuh banget contoh laporan MPLS 2025, kan? Laporan ini berfungsi sebagai bentuk evaluasi dan dokumentasi biar kegiatan MPLS bisa terus jadi lebih baik lagi ke depannya.
Menurut panduan ‘Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah’ dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, MPLS itu adalah sambutan pertama buat murid-murid baru. Lewat MPLS, mereka bisa kenalan sama warga sekolah, kurikulum, sampai lingkungan tempat belajar biar makin betah. Tujuan utamanya sih biar pengalaman belajar jadi lebih bermakna, menyenangkan, dan bisa menguatkan karakter serta profil lulusan. Pokoknya, MPLS ini krusial banget deh!
Nggak cuma buat siswa, MPLS juga penting buat sekolah sebagai penyedia lingkungan belajar. Makanya, wujud evaluasi dan dokumentasi seringkali diwujudkan dalam bentuk laporan kegiatan. Laporan ini jadi cerminan suksesnya acara dan bisa jadi patokan untuk kegiatan serupa di tahun-tahun berikutnya.
Nah, buat kamu yang mungkin lagi dapet tugas bikin laporan MPLS 2025, tenang aja! Ada beberapa contoh yang bisa jadi inspirasi dan panduan. Yuk, simak baik-baik rangkuman lengkapnya di bawah ini, ya!
Contoh Laporan MPLS 2025 untuk SD, SMP, dan SMA¶
Contoh-contoh laporan MPLS ini diambil dari berbagai sumber terpercaya, mulai dari SMPN 22 Bandung, SMA Swasta Kristen YPKPM Ambon, sampai arsip detikJateng yang udah teruji. Semoga kumpulan contoh ini bisa bener-bener membantu panitia dan pihak sekolah dalam menyusun laporan yang informatif dan lengkap. Jangan lupa sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah masing-masing ya!
Contoh Laporan MPLS 2025 SD (1)¶
LAPORAN MPLS
2021/2022
SD STELLA MARIS BSD
KATA PENGANTAR
Puji syukur tak terhingga kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat kasih-Nya, kegiatan MPLS 2021/2022 di SD Stella Maris bisa terlaksana dengan baik dan sesuai rencana. Meskipun tahun ini acaranya virtual alias tatap maya, kami bersyukur banget karena kegiatan yang udah dikemas apik ini tetep berkesan dan menyenangkan buat para peserta didik. Semangat anak-anak patut diacungi jempol!
Tema MPLS tahun ini, “Menggali Potensi Diri Menjadi Pribadi yang Peduli”, sangat selaras dengan tagline Stella Maris: “I am a Stellamarian, I am a caring Person”. Tema ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kepedulian dari dalam diri siswa. Kami ucapkan terima kasih banyak buat semua guru, peserta didik, dan orang tua murid atas dukungannya yang luar biasa, sehingga MPLS kali ini berjalan lancar jaya. Kerjasama yang solid ini bikin acara makin istimewa dan bermakna.
Tangerang selatan 26 Juli 2021
DAFTAR ISI
- Kata Pengantar
- Susunan Panitia
- Tujuan
- Peserta
- Waktu & tempat
- Acara
- Foto Kegiatan
- Penutup
SUSUNAN PANITIA
Penanggungjawab: Cisilia Tutut Susanti
Ketua: Tatik Trihandayani & Evi Forandari
Sekretaris: Lidia
Bendahara: Margaret
Sie Acara: Sinta dan Ninuk
Sie Perlengkapan: Yanti, Adriana, Yohanes M, Eko
Sie IT: Tim IT dan koordinator kelas
Sie Dokumentasi: Dwi Mulyanto
Pembuatan Video profil sekolah: tim IT
Pembuatan Video perkenalan guru: tim IT
Pembuatan Video tata tertib PJJ: tim kesiswaan
Pembuatan Video kegiatan ekskul: PIC Ekskul
TUJUAN
MPLS di SD Stella Maris punya beberapa tujuan utama. Pertama, buat bantu peserta didik baru biar kenal lingkungan sekolah, meskipun belajarnya dari rumah. Kedua, mengarahkan mereka untuk mengenali potensi diri dan menumbuhkan karakter peduli yang kuat. Ketiga, memperkenalkan dan menanamkan 9 karakter khas SD Stella Maris yang jadi pondasi nilai-nilai di sekolah.
Tujuan selanjutnya adalah membangun semangat “I am a Stellamarian I am a Caring Person” di setiap individu siswa. Terakhir, MPLS ini juga bertujuan memotivasi peserta didik untuk membangun New Mindset, New Habit, New Creation, meski di tengah tantangan pandemi yang masih berlangsung. Semua ini dirancang untuk menciptakan generasi muda yang adaptif dan berkarakter.
TEMPAT & WAKTU
MPLS ini dilaksanakan secara daring atau online melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Kegiatan berlangsung selama empat hari, yaitu dari tanggal 12 sampai 15 Juli 2021. Waktunya sendiri diatur dari pukul 07.45 sampai 10.00 pagi, biar siswa tetap fresh dan nggak terlalu lama di depan layar.
PESERTA
Seluruh peserta didik SD Stella Maris dari kelas 1 sampai kelas 6 ikut serta dalam kegiatan MPLS ini. Total peserta didik kelas 1 ada 49 anak, kelas 2 ada 54 anak, kelas 3 ada 71 anak, kelas 4 ada 78 anak, kelas 5 ada 56 anak, dan kelas 6 ada 57 anak. Jumlah ini menunjukkan partisipasi yang cukup besar dari seluruh jenjang.
RUN DOWN MPLS KELAS 1-6
Di bagian ini, biasanya akan ada uraian acara dari awal sampai akhir untuk setiap tingkatan kelas. Setiap sesi dijelaskan detail, mulai dari kegiatan pembukaan, materi yang disampaikan, sesi interaktif, sampai penutupan. Ini penting banget buat panitia sebagai panduan dan evaluasi, serta jadi bukti kalau kegiatan MPLS dirancang dengan matang.
KEGIATAN MPLS SD STELLA MARIS
Kegiatan MPLS tahun ajaran 2021-2022 di SD Stella Maris yang diselenggarakan secara virtual ini sudah selesai dan berjalan dengan sukses. Acara berlangsung selama empat hari, dari tanggal 12 hingga 15 Juli 2021, dan kami senang melihat antusiasme peserta didik. Banyak dari mereka yang mengaku senang dan menikmati semua kegiatan yang diadakan, bahkan beberapa memberikan testimoni positif di acara penutupan MPLS.
Muatan kegiatan MPLS tahun ini selain pengenalan lingkungan sekolah buat peserta didik baru, juga lebih menekankan pada penanaman karakter. Peserta didik diperkenalkan dengan 9 karakter khas SD Stella Maris, yang meliputi independent, respectful, curious, caring, enthusiastic, creative, responsible, self-directed, dan toleran. Sejalan dengan tagline Stella Maris tahun ini, yaitu “I am a Stellamarian, I am a caring person”, kegiatan MPLS juga diarahkan untuk menanamkan karakter peduli.
Hari pertama MPLS diawali dengan upacara pembukaan yang keren banget, karena peserta didik SD dan TK berkolaborasi menjadi petugas. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan Janji Siswa dibacakan oleh siswa SD, sementara pembacaan doa dan dirigen lagu Indonesia Raya dibawakan oleh siswa TK, menunjukkan kekompakan. Ibu Cisilia Tutut Susanti, Kepala Sekolah SD Stella Maris, bertindak sebagai Pembina upacara. Setelah upacara, semua peserta didik masuk ke link wali kelas masing-masing untuk perkenalan, menonton video lingkungan sekolah, dan mengenal jajaran guru serta karyawan melalui video.
Hari kedua, peserta didik diajak menonton video kegiatan ekstrakurikuler SD, baik yang pernah dilakukan offline maupun online. Kelas 1 dan 2 berkenalan dengan kepala dan wakil kepala sekolah, lalu membuat kreasi topi nama bersama wali kelas, tujuannya biar mereka bisa membuka new creation mereka. Sementara itu, Kelas 2 menonton video tentang karakter peduli. Kelas 3 dan 4 mengikuti seminar “Karakter Peduli” dengan pembicara motivator yang kebetulan orang tua murid SD Stella Maris. Serunya lagi, peserta didik kelas 5 dan 6 mengadakan talk show dengan alumni SD yang sudah sukses kerja di Google Australia, Edbert Pratama, berbagi tips meraih sukses.
Pada hari ketiga, dalam rangka menggali potensi diri dan menjadi pribadi yang peduli, diadakanlah berbagai kegiatan seru. Ini termasuk membuat pohon karakter, poster tentang caring person, dan menonton film bertema peduli yang kemudian didiskusikan bersama wali kelas. Kelas 5 dan 6 juga ngobrol santai bareng wali kelas tentang penanaman karakter peduli dan 9 karakter SD, serta membahas persiapan menuju Ujian Sekolah, khususnya untuk kelas 6. Di hari ketiga ini, semua level juga diinformasikan mengenai tata tertib selama PJJ, sebagai upaya menanamkan karakter disiplin.
Di hari keempat, peserta didik kelas 1-6 mengikuti seminar mengenai 9 karakter SD Stella Maris bersama Kak Jessica dan Kak Rina dari PT. Ethos, Logos, Pathos. Kelas 1-3 melanjutkan kegiatan bermain peran tentang karakter yang sudah dipelajari, sementara kelas 4-6 berdiskusi di breakout room mengenai 9 karakter SD, lalu mempresentasikannya di main room. Kegiatan MPLS ditutup dengan testimoni peserta didik dan nonton bareng video kegiatan MPLS.
FOTO-FOTO KEGIATAN MPLS
Di bagian ini, biasanya akan ada lampiran foto-foto yang diambil selama kegiatan MPLS berlangsung. Ini penting sebagai bukti dokumentasi visual bahwa acara benar-benar terlaksana dan berjalan sesuai rencana. Foto-foto ini juga bisa menunjukkan antusiasme peserta dan suasana kegiatan yang seru dan menyenangkan.
PENUTUP
Demikian laporan MPLS ini kami susun sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Sekolah Stella Maris dan semua pihak yang sudah terlibat serta memberikan dukungan luar biasa. Berkat mereka, seluruh rangkaian kegiatan MPLS bisa berjalan dengan sukses dan lancar jaya. Kami ucapkan terima kasih banyak untuk tim leader, tim guru, seluruh peserta didik, dan para orang tua murid. Kerjasama dan sinergi yang baik ini benar-benar menghasilkan acara dan kegiatan yang bermakna bagi semua peserta didik SD Stella Maris.
Contoh Laporan MPLS 2025 SD (2)¶
MPLS SDN TANDANG 03
MPLS itu kegiatan wajib di awal masuk sekolah, fungsinya buat mengenalkan program, sarana prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep diri, dan pembinaan awal kultur sekolah. Di SDN Tandang 03, MPLS dilaksanakan selama dua minggu penuh, dari tanggal 17 Juli 2023 sampai 28 Juli 2023. Periode yang cukup panjang ini dirancang untuk memastikan siswa baru bisa beradaptasi dengan maksimal.
Tercatat ada 56 siswa yang resmi diterima di SDN Tandang 03, siap menyambut petualangan belajar baru. Kegiatan yang dilaksanakan pada MPLS SDN Tandang 03 mencakup berbagai sesi yang interaktif dan edukatif. Setiap kegiatan dirancang untuk membantu siswa merasa nyaman dan familiar dengan lingkungan baru mereka.
JADWAL KEGIATAN MPLS KELAS 1 SDN TANDANG
Bagian ini biasanya berisi uraian lengkap rundown acara dari awal sampai akhir. Jadwal akan mencakup detail kegiatan per hari, mulai dari sesi perkenalan, materi-materi yang disampaikan (seperti tata tertib, budaya sekolah, atau cara belajar), hingga kegiatan fun dan interaktif. Ini adalah panduan utama bagi panitia dan peserta.
FOTO UPACARA PEMBUKAAN MPLS SDN TANDANG 03
Di sini, akan ada lampiran foto-foto kegiatan selama MPLS berlangsung, terutama foto-foto dari upacara pembukaan yang meriah. Foto-foto ini menjadi bukti visual dari terlaksananya acara dan bisa menangkap momen-momen penting serta ekspresi kegembiraan siswa baru saat memulai babak baru di sekolah.
Contoh Laporan MPLS 2025 SD (3)¶
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOSARI
SD NEGERI BUMI CERIA
Jl. Merpati No.8, Kec. Purwosari, Kab. Purwosari
Email: sdbumiceria@purwosari.sch.id | Telp: (0273)123456
Kode Pos: 56321
LAPORAN KEGIATAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) RAMAH
SD NEGERI BUMI CERIA
TAHUN AJARAN 2025/2026
I. LATAR BELAKANG
MPLS Ramah di SD Negeri Bumi Ceria berpedoman pada Panduan MPLS Ramah dari Kemendikdasmen. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, dirancang agar edukatif, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter siswa. Fokus utamanya adalah Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) yang ingin ditanamkan sejak dini.
II. TUJUAN
Tujuan utama MPLS ini adalah menumbuhkan karakter 7KAIH pada siswa baru. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membina interaksi positif antara siswa dengan seluruh warga sekolah, termasuk guru dan staf. MPLS juga mengenalkan sarana, lingkungan sekitar, visi-misi, kurikulum, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah biar siswa makin akrab dengan sekolah barunya.
III. WAKTU & TEMPAT
Kegiatan MPLS Ramah ini dilaksanakan selama lima hari, dari Senin sampai Jumat, tanggal 14-18 Juli 2025. Jam pelaksanaannya dari pukul 07.00 sampai 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berpusat di lingkungan SD Negeri Bumi Ceria, memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada.
IV. PESERTA & PANITIA
Peserta MPLS ini adalah 80 siswa baru kelas I yang semangat banget. Sementara itu, panitia terdiri dari Kepala Sekolah, 8 guru pembimbing, dan 16 siswa kelas IV-VI yang berperan sebagai pendamping. Kolaborasi antara guru dan siswa senior ini menciptakan suasana yang ramah dan suportif.
V. SUSUNAN PANITIA
Penanggung Jawab: Ibu D. Sri Handayani, S.Pd (Kepala Sekolah)
Ketua: Bapak A. Yudha Pratama, S.Pd
Sekretaris: Ibu N. Ratna Sari
Bendahara: Bapak F. Agus Wibowo
Sie: Acara, Dokumentasi, Konsumsi, Kesehatan, Keamanan
VI. RANGKAIAN KEGIATAN
- Hari 1: Sekolahku Ramah dan Menyenangkan
- Dimulai dengan Pertemuan Pagi Ceria (senam, lagu kebangsaan, doa) untuk membangkitkan semangat.
- Ada sesi penumbuhan 7KAIH lewat cerita dan senam yang interaktif.
- Siswa diajak tur lingkungan sekolah, mengenal denah dan sarana prasarana.
- Diakhiri dengan refleksi untuk meresapi pengalaman hari itu.
- Hari 2: Aku dan Teman Baruku
- Diawali Pagi Ceria seperti biasa.
- Ada ice-breaking seru untuk mengenal teman dan guru baru.
- Pengenalan profil lulusan dan budaya sekolah biar siswa tahu arah pendidikan di SD Bumi Ceria.
- Ditutup dengan sesi refleksi.
- Hari 3: Aku Peduli Lingkungan
- Pembukaan dengan Pagi Ceria.
- Siswa diajak kerja bakti di halaman sekolah, menanamkan rasa peduli lingkungan.
- Pengenalan lingkungan sekitar sekolah, termasuk kelurahan, biar mereka makin ngeh sama area tempat tinggalnya.
- Ada sesi refleksi di akhir kegiatan.
- Hari 4: Hidup Bersih & Sehat
- Pagi Ceria lagi sebagai pembuka.
- Sesi cek kesehatan dan sosialisasi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) untuk menjaga siswa tetap fit.
- Edukasi tentang makan sehat dan pencegahan isu sosial seperti NAPZA atau judi online yang perlu diwaspadai sejak dini.
- Ditutup dengan refleksi.
- Hari 5: Pengenalan Ekstra dan Penutupan
- Diawali Pagi Ceria.
- Pengenalan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler biar siswa tahu beragam kegiatan yang bisa diikuti.
- Peneguhan komitmen sekolah ramah, menekankan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
- Penutupan gerak dan refleksi sebagai penanda berakhirnya MPLS.
VII. HASIL
Secara keseluruhan, siswa aktif dan nyaman mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, menunjukkan karakter 7KAIH yang mulai terbentuk. Terjalin interaksi positif yang hangat antara siswa dengan warga sekolah lainnya. Guru juga mendapatkan gambaran yang jelas mengenai karakter dan potensi siswa baru mereka.
VIII. EVALUASI
Semua kegiatan terlaksana sesuai prinsip MPLS Ramah, tanpa adanya pemaksaan atau tugas yang nggak relevan. Ini menunjukkan komitmen sekolah untuk menciptakan MPLS yang positif dan bebas dari perpeloncoan. Pengawasan guru juga memadai selama kegiatan berlangsung.
IX. PENUTUP
Laporan ini disusun sebagai dokumentasi resmi kegiatan MPLS Ramah di SD Negeri Bumi Ceria. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan luar biasa, sehingga MPLS ini berjalan sukses. Semoga laporan ini bermanfaat bagi pengembangan kegiatan MPLS di masa mendatang.
Purwosari, 19 Juli 2025
Ketua Panitia,
A. Yudha Pratama, S.Pd
Contoh Laporan MPLS 2025 SMP (1)¶
LAPORAN MPLS
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
SMP NEGERI 22 SURABAYA
TAHUN PELAJARAN 2023/2024
KEGIATAN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
MPLS itu kegiatan penting banget yang diselenggarakan sekolah untuk memperkenalkan para peserta didik baru pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah. Perkenalan ini nggak cuma antara murid baru aja atau dengan kakak kelas serta guru, tapi juga mencakup komponen lain. Ini meliputi pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar yang efektif, penanaman konsep diri, dan pembinaan awal kultur sekolah.
Kegiatan Pre-MPLS dilaksanakan pada hari Senin, 17 Juli 2023, sebagai persiapan awal. Sementara itu, pelaksanaan MPLS intinya berlangsung selama tiga hari, yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Jumat, tanggal 18, 20, dan 21 Juli 2023. Panitia penyelenggara MPLS ini melibatkan kolaborasi antara Guru Karyawan dan pengurus OSIS, memastikan kegiatan berjalan lancar dan terkoordinasi.
PRA-MPLS
SENIN, 17 JULI 2023
Rincian Kegiatan
Kegiatan Pra-MPLS pada hari Senin, 17 Juli 2023, punya beberapa rincian seru. Pertama, ada pengarahan dari Waka Kesiswaan dan pembentukan gugus-gugus buat para siswa baru. Kedua, dilaksanakan latihan PBB dan gladi bersih Upacara Pembukaan MPLS biar nanti pas hari-H semua lancar jaya.
Selanjutnya, ada pengenalan pendamping gugus dan tepuk PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) biar suasana makin akrab. Nggak ketinggalan, Mars SMPN 22 Surabaya juga diperkenalkan dan dinyanyikan bersama, tujuannya buat menumbuhkan rasa cinta dan bangga sama sekolah. Pengenalan tepuk PPP (Profil Pelajar Pancasila) juga dilakukan untuk mengenalkan dimensi Profil Pelajar Pancasila kepada siswa baru. Terakhir, ada pemberian informasi kegiatan MPLS, lengkap dengan pendampingan pembuatan Twibbon biar makin semarak di media sosial. Kegiatan pra-MPLS ditutup dengan pembiasaan sholat berjamaah, menanamkan nilai religius sejak awal.
PRA-MPLS
Di bagian ini, biasanya akan ada lampiran foto-foto selama kegiatan Pra-MPLS berlangsung. Foto-foto ini bisa menangkap momen-momen latihan PBB, sesi pengarahan, atau saat siswa membuat Twibbon bareng. Dokumentasi visual ini penting untuk laporan dan arsip sekolah.
MPLS HARI KE-1
SELASA, 18 JULI 2023
Rincian Kegiatan
Kegiatan MPLS hari pertama, Selasa, 18 Juli 2023, dimulai dengan Upacara Pembukaan yang dibuka langsung oleh Ibu Kepala Sekolah, memberikan semangat bagi siswa baru. Selanjutnya, ada sosialisasi tentang Bahaya Narkoba yang disampaikan langsung oleh Kepala BNN, penting banget buat bekal pengetahuan mereka. Peserta juga mengerjakan soal Pretest MPLS 2023 menggunakan Google Form, untuk melihat pemahaman awal mereka.
Materi inti MPLS hari itu meliputi Wawasan Wiyata Mandala, Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, serta cara belajar efektif yang bisa mereka terapkan. Pengenalan program sekolah dan hafalan Mars SMP Negeri 22 Surabaya via YouTube juga jadi bagian penting. Terakhir, siswa membuat yel-yel gugus dan kakak pendamping gugus mendata prestasi siswa. Kegiatan MPLS ditutup dengan kegiatan pembiasaan sholat berjamaah, melengkapi hari yang padat ilmu dan pengalaman.
MPLS HARI KE-1
SELASA, 18 JULI 2023
Sama seperti bagian sebelumnya, di sini juga akan ada lampiran foto-foto selama kegiatan MPLS hari pertama. Ini bisa berupa foto upacara, sesi sosialisasi BNN, atau momen siswa berdiskusi dalam gugus mereka. Dokumentasi ini melengkapi narasi laporan dan menunjukkan suasana kegiatan.
Contoh Laporan MPLS 2025 SMP (2)¶
SMP NEGERI 22 BANDUNG
Jl. W. R. Supratman No. 24 Tlp (022) 7271182 Bandung 40121
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan Laporan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2021-2022 ini. Sungguh tantangan besar karena harus dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, tapi kami bersyukur semua berjalan lancar. Proses penyusunan laporan ini menjadi refleksi atas kerja keras seluruh tim.
Laporan ini dibuat dalam rangka merealisasikan Program Sekolah/Kesiswaan, Permendikbud No. 18 tahun 2016, dan Program Bandung Masagi, sesuai dengan Kalender Pendidikan SMP Negeri 22 Bandung. Besar harapan kami, kegiatan MPLS Tahun Pelajaran 2020-2021 ini bisa terlaksana sesuai ekspektasi. Semoga Allah SWT membalas segala usaha dan kebaikan yang telah kami lakukan dalam kegiatan ini.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu kegiatan wajib di awal tahun ajaran baru buat menyambut peserta didik baru. Berdasarkan Permendikbud No. 18 Tahun 2016, MPLS ini tujuannya mendukung proses pembelajaran yang selaras sama tujuan pendidikan nasional. Intinya, biar siswa baru merasa nyaman dan aman di sekolah.
Kegiatan MPLS dirancang dengan sifat edukatif dan kreatif, lho, biar sekolah jadi tempat belajar yang asyik dan aman bagi peserta didik. Dalam MPLS ini, siswa diarahkan buat mengenal lingkungan sekolah, mulai dari kondisi, potensi, prasarana, sampai kultur budayanya. Tujuannya biar mereka cepet akrab dan betah.
Pandemi Covid-19 saat itu memang sangat berpengaruh sama proses belajar mengajar di sekolah. Dulu yang tatap muka langsung, jadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pakai teknologi digital berbasis daring (online). Konsep PJJ ini juga diterapkan dalam kegiatan MPLS waktu itu, jadi semuanya serba virtual.
Sejalan dengan situasi pandemi Covid-19 dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Bandung, MPLS SMP Negeri 22 Bandung tahun 2021 mengangkat tema “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”. Seluruh kegiatan diikuti oleh peserta didik baru dari rumah masing-masing dan dikendalikan serta dievaluasi secara daring oleh sekolah, menggunakan media online. Ini bukti kalau semangat belajar nggak boleh padam walau ada pandemi!
LANDASAN HUKUM
Pelaksanaan MPLS ini tentu punya dasar hukum yang kuat. Diantaranya ada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Ada juga Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru, yang jadi panduan utama.
Selain itu, SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun 2020 dan Peraturan Walikota Bandung Nomor 37 Tahun 2020 juga jadi acuan penting. Semua dasar hukum ini memastikan MPLS dilaksanakan sesuai standar dan regulasi yang berlaku, apalagi di masa pandemi yang penuh tantangan.
TUJUAN
Menurut Permendikbud Nomor 18 tahun 2016, MPLS punya banyak tujuan mulia. Pertama, mengenali potensi diri peserta didik baru, biar mereka bisa explore bakatnya. Kedua, membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, termasuk aspek keamanan dan fasilitas umum. Ketiga, menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai peserta didik baru yang semangat.
Keempat, mengembangkan interaksi positif antarpeserta didik dan warga sekolah lainnya, biar suasana sekolah makin harmonis. Terakhir, menumbuhkan perilaku positif seperti kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman, persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat. Semua ini buat mewujudkan peserta didik yang punya nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong yang kuat.
TEMA
Tema MPLS tahun pelajaran 2021-2022 di SMP Negeri 22 Bandung adalah: “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”. Tema ini dipilih untuk menyemangati siswa agar tetap produktif dan inovatif meskipun kegiatan belajar harus dilakukan secara daring. Ini menunjukkan semangat pantang menyerah di tengah keterbatasan.
WAKTU PELAKSANAAN
Pelaksanaan MPLS kelas VII tahun pelajaran 2021-2022 ini dilangsungkan selama lima hari. Kegiatan ini diadakan pada hari Senin, Rabu sampai Sabtu, tepatnya tanggal 19, 21 sampai 24 Juli 2021. Jam pelaksanaannya cukup padat, dari pukul 07.00 pagi sampai 16.00 sore, menyesuaikan dengan jadwal daring.
PESERTA
Peserta yang mengikuti kegiatan MPLS di SMP Negeri 22 Bandung tahun pelajaran 2021-2022 adalah seluruh peserta didik baru kelas VII. Mereka terbagi dalam 8 rombongan belajar yang siap menyerap ilmu dan pengalaman baru. Jumlah peserta didik yang banyak ini menunjukkan antusiasme tinggi untuk bergabung dengan keluarga besar SMP Negeri 22 Bandung.
SUSUNAN PANITIA MPLS
Penanggung Jawab: Drs. H. Kusmana, M.Pd
Pengarah: Elih Maleha, S.Pd
Ketua: Shaumi Novita, S.Pd
Sekretaris: Kania Dewi, S.Pd
Bendahara: Kidir Purnomo, S.E
PPID: Sri Suryanti, M.Pd
Anggota: Drs. Firman Saleh, Dzakiyyah Latifah Nuraini, S.Pd, Asep Sujana, M.Pd, Dwi Hastuti, S.Pd, Irfah Nurtsani, S.Pd, Salma Aulia Suhermiati, S.Pd, Herlina, S.Th, Dwi Widaningtias, S,Pd
PENDANAAN
Di bagian ini, biasanya akan ada uraian lengkap mengenai sumber pendanaan dan rincian pengeluaran selama MPLS. Ini penting buat transparansi dan akuntabilitas. Pendanaan yang jelas akan menunjukkan pengelolaan anggaran yang baik, mendukung kelancaran setiap kegiatan yang direncanakan.
BAB II
KONSEP MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
Pengenalan Lingkungan Sekolah
MPLS itu momen terbaik buat mengenalkan kondisi, potensi, prasarana, dan kultur budaya sekolah ke siswa baru. Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama masa pengenalan lingkungan sekolah yang dirancang secara detail:
Mengenali Potensi Diri Peserta Didik
- Kegiatan Wajib:
- Pengisian formulir biodata peserta didik baru oleh orang tua/wali melalui google form untuk data lengkap.
- Kegiatan pengenalan peserta didik baru melalui media virtual, biar saling kenal meskipun online.
- Kegiatan Pilihan:
- Diskusi konseling dengan guru BK, buat yang butuh support atau konsultasi.
- Memperkenalkan kegiatan kepramukaan dan ekstrakurikuler yang ada di sekolah, biar siswa bisa pilih yang sesuai minat.
- Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap diskusi virtual, biar mereka berani menyampaikan pendapat.
Membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah
- Kegiatan Wajib:
- Kegiatan pengenalan warga sekolah; kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan, biar mereka tahu siapa saja yang ada di sekolah.
- Pengenalan visi-misi, lagu mars dan hymne sekolah, kegiatan pembiasaan, cara belajar, dan tata tertib sekolah, biar siswa paham aturan main.
- Kegiatan pengenalan fasilitas sarana dan prasarana sekolah, biar mereka tahu apa saja yang bisa digunakan.
- Kegiatan Pilihan:
- Memberikan contoh penggunaan pakaian seragam lengkap dengan atribut, biar nggak salah kostum.
- Memperkenalkan lingkungan area sekolah dan sarana prasarana serta kegunaannya melalui video secara virtual, biar serasa virtual tour.
- Menginformasikan fasilitas-fasilitas umum yang terdapat di sekolah, seperti toilet, kantin, atau UKS.
Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai peserta didik baru
- Kegiatan Wajib:
- Memberikan motivasi kepada peserta didik baru agar semangat dalam belajar, biar mood belajarnya bagus terus.
- Memberikan informasi tata cara menggunakan media untuk belajar seperti google classroom, gmail sekolah, dan media belajar lainnya yang digunakan oleh sekolah, biar nggak gagap teknologi.
- Pengenalan etika komunikasi, termasuk tata cara menyapa/berbicara menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, biar sopan santunnya terjaga.
- Kegiatan Pilihan:
- Mendatangkan narasumber ahli untuk berbagi materi yang bermanfaat bagi kegiatan belajar peserta didik, biar ilmunya makin banyak.
- Memberikan informasi kepada peserta didik berupa tips cara belajar efektif, biar belajarnya nggak cuma rajin tapi juga cerdas.
Mengembangkan interaksi positif antarpeserta didik dan warga sekolah lainnya
- Kegiatan Wajib:
- Pembiasaan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun, biar suasana sekolah makin ramah.
- Pengenalan etika pergaulan antar peserta didik, peserta didik dengan guru dan tenaga kependidikan, biar nggak ada salah paham.
- Kegiatan Pilihan:
- Mengajak peserta didik untuk aktif dalam berbagai kegiatan yang ada di sekolah seperti pentas seni dan kegiatan literasi, biar bakatnya tersalurkan.
- Kegiatan yang menjalin keakraban antar peserta didik dengan permainan atau diskusi kelompok (memanfaatkan media daring), biar makin kompak meskipun virtual.
Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan peserta didik yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong
- Kegiatan Wajib:
- Kegiatan penanaman dan penumbuhan akhlak dan karakter peserta didik, biar jadi pribadi yang baik.
- Memperkenalkan kegiatan pembiasaan keagamaan dan literasi kepada peserta didik baru, biar spiritual dan pengetahuannya seimbang.
- Kegiatan Pilihan:
- Mengajak peserta didik untuk beribadah sesuai agamanya masing-masing, menanamkan nilai toleransi.
- Mengajak peserta didik untuk gemar membaca untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, biar wawasannya makin luas.
Tentunya ada juga uraian pencegahan Covid-19 dan cara pencegahan Covid-19 yang sangat penting disampaikan di masa pandemi. Ini termasuk protokol kesehatan, pentingnya menjaga jarak, dan memakai masker, semuanya dijelaskan dengan detail.
Konsep MPLS “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”
MPLS 2021 di SMP Negeri 22 Bandung mengusung tema “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”. Seluruh kegiatan MPLS diikuti oleh peserta didik dari rumah masing-masing dan dikendalikan serta dievaluasi secara daring (online) oleh panitia. Berbagai teknologi informasi seperti Zoom, Google Classroom, Google Form, dan Group Whatsapp dimanfaatkan secara maksimal dalam kegiatan MPLS daring ini. Keberhasilan aplikasi sistem informasi ini sangat bergantung pada sarana pendukung lainnya yang saling melengkapi.
Misalnya, perangkat keras yang dibutuhkan adalah gawai atau alat elektronik, antara lain komputer, laptop, dan handphone, yang harus disiapkan siswa. Kegiatan MPLS ini dapat dilaksanakan secara virtual langsung (live), record course, ataupun gabungan dari keduanya, memberikan fleksibilitas. Jenis kegiatannya berupa pematerian oleh narasumber, pengenalan kondisi sekolah, penyampaian informasi terkait kegiatan pembelajaran daring, penguatan karakter peserta didik, diskusi antar peserta didik, diskusi antara orang tua dan peserta didik, interaksi antara peserta didik dan pendidik serta wali kelas, kegiatan tanya jawab, penugasan, sampai dengan kegiatan evaluasi.
Setelah melaksanakan kegiatan MPLS secara daring, panitia akan mengevaluasi dan menilai hasil capaian serta tugas peserta didik. Untuk teknik penilaian, digunakan teknik yang disesuaikan dengan jenis kegiatan, yang terdiri dari observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, dan angket. Instrumen yang digunakan harus mampu mengukur kemampuan peserta didik saat kegiatan daring. Setelah penilaian, panitia berkewajiban memberikan feedback atau balikan dan menyampaikan hasil belajar kepada peserta didik.
Kegiatan MPLS ini sepenuhnya dilaksanakan secara daring. Konsep ini diterapkan dengan melihat situasi Pandemi Covid-19 dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbatas di wilayah Kota Bandung. Hal yang terpenting dari penyelenggaraan MPLS 2021 ini adalah kesehatan dan keamanan peserta didik, terutama dari penularan penyebaran Covid-19.
Bagian ini juga biasanya berisi uraian skenario kegiatan MPLS yang menjelaskan berbagai kemungkinan dan persiapan yang dilakukan panitia.
BAB III
STRATEGI PELAKSANAAN
Pada bagian ini akan dipaparkan tentang teknis pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tengah Pandemi Covid-19. Kegiatan MPLS ini dilaksanakan selama 5 hari, yang terdiri dari kegiatan PLS, Bandung Masagi, dan Kepramukaan. Strategi ini dirancang agar semua tujuan dapat tercapai optimal.
Teknis Pelaksanaan MPLS
Pra MPLS
Kegiatan Pra MPLS dilakukan untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan agar pelaksanaan MPLS berjalan lancar jaya. Beberapa tahapan yang dilakukan oleh panitia dan wali kelas antara lain:
- Sekolah menyusun panitia penyelenggara kegiatan MPLS yang terdiri dari Penanggung Jawab, Sekretaris, Bendahara, Humas/PPID, dan Anggota Pelaksana kegiatan, memastikan semua peran jelas.
- Pembagian Kelas/Kelompok peserta didik baru yang terdiri dari 8 rombel. Peserta didik kemudian dihubungi oleh wali kelas melalui WhatsApp atau Nomor HP. Wali kelas memasukkan orang tua dan peserta didik ke dalam grup Whatsapp kelas. Fungsi grup tersebut untuk menginformasikan kegiatan MPLS, biar nggak ada yang ketinggalan info.
- Humas/PPID melakukan kegiatan sosialisasi pelaksanaan MPLS melalui web dan media sosial sekolah untuk memastikan semua peserta didik dapat mengikuti kegiatan MPLS, biar awareness tinggi.
- Melaksanakan rapat persiapan kegiatan MPLS secara daring melalui aplikasi grup whatsapp dan zoom meeting, biar semua panitia sejalan.
- Mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan pada saat MPLS, biar nggak ada kendala teknis.
- Mempersiapkan panduan dan materi untuk dibagikan kepada peserta didik pada saat MPLS, biar siswa punya bekal belajar.
- Panitia menyusun jadwal kegiatan harian MPLS, biar semua terstruktur rapi.
- Panitia menyusun jurnal pemantauan kegiatan MPLS, melakukan kegiatan pemantauan secara konsisten, dan melaporkan hasil setelah kegiatan MPLS dilaksanakan, biar evaluasinya akurat.
Pelaksanaan MPLS
Pelaksanaan MPLS “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri” di SMP Negeri 22 Bandung dilaksanakan selama 5 hari, mulai dari tanggal 19 Juli s.d 24 Juli 2021, berdasarkan jadwal di kalender pendidikan tahun pelajaran 2021-2022. Kegiatan MPLS dilakukan secara daring menggunakan media online. Beberapa langkah teknis yang dilakukan Panitia Penyelenggara MPLS:
- Melakukan briefing sebelum kegiatan MPLS dilaksanakan, biar semua panitia siap siaga.
- Memastikan fasilitas pendukung kegiatan MPLS daring berfungsi dengan baik, biar nggak ada gangguan teknis.
- Mempersiapkan materi dan informasi yang akan disampaikan pada kegiatan MPLS, biar materinya relevan dan bermanfaat.
- Mengkondisikan peserta didik baru agar dapat mengikuti MPLS, biar partisipasi maksimal.
- Melaksanakan kegiatan MPLS sesuai dengan jadwal yang telah disusun, biar teratur.
- Mengatasi berbagai kendala yang mungkin terjadi selama pelaksanaan MPLS, biar masalah cepat teratasi.
- Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan MPLS, sebagai bukti dan arsip.
- Mencatat hal-hal yang terjadi pada jurnal kegiatan MPLS, biar evaluasi lengkap.
- Melaporkan hasil kegiatan MPLS sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut, biar ke depannya makin sempurna.
BAB IV
INSTRUMEN EVALUASI
Penilaian itu faktor penting banget dalam keberhasilan sebuah program atau kegiatan. Penilaian ditujukan untuk mengetahui sejauh mana perlakuan yang telah diberikan berhasil mengubah perilaku peserta didik. Berikut ini disajikan indikator dan instrumen penilaian kegiatan MPLS yang komprehensif:
Kegiatan Spiritual
Kegiatan spiritual ini disesuaikan dengan keyakinan dan agama dari peserta didik masing-masing. Kegiatan ini diisi oleh peserta didik dengan jujur dan dipantau oleh orang tua di rumah. Indikator kegiatan spiritual yang dapat dinilai, antara lain:
- Beribadah tepat waktu, menanamkan kedisiplinan beribadah.
- Sholat Dhuha (bagi yang muslim), sebagai amalan sunnah.
- Membaca Kitab Suci sesuai agama masing-masing, mendekatkan diri pada Tuhan.
Kegiatan Sosial
Pengertian penilaian keterampilan sikap sosial adalah penilaian yang dilakukan untuk mengetahui perkembangan sikap sosial peserta didik selama mengikuti kegiatan MPLS. Penilaian sikap sosial ini dilakukan oleh wali kelas sebagai pembimbing kelompok peserta didik, biar objektif dan menyeluruh.
Aspek Penilaian Disiplin dan Tanggung Jawab:
- Hadir tepat waktu pada kegiatan MPLS, menunjukkan komitmen.
- Patuh pada tata tertib kegiatan MPLS, menghormati aturan.
- Mengikuti setiap pematerian saat kegiatan MPLS, menunjukkan antusiasme belajar.
- Mengerjakan tugas sesuai dengan petunjuk yang diberikan, menunjukkan kemandirian.
- Mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan, menunjukkan tanggung jawab.
Biasanya, di sini juga akan ada uraian rubrik penilaian dan angket MPLS yang lebih detail, untuk mengukur berbagai aspek capaian siswa.
BAB V
PENUTUP
PENUTUP
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun pembelajaran 2021-2022 ini memang dilaksanakan secara daring (online). Kegiatan MPLS ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru kelas VII SMP Negeri 22 Bandung, menunjukkan adaptasi yang luar biasa di tengah kondisi pandemi. Meski online, semangat belajar tetap membara!
Kegiatan ini sebagai realisasi dari salah satu tujuan sekolah untuk memperkenalkan peserta didik baru terhadap lingkungan sekolah. Harapannya, mereka dapat mengenal situasi dan kondisi sekolah mereka yang baru sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara full. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik SMP Negeri 22 Bandung dapat mengenali potensi diri, meningkatkan kompetensi, menjadi produktif, dan terus belajar tanpa henti.
Bandung, Juli 2021
Contoh Laporan MPLS 2025 SMP (3)¶
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GUNUNG SARI
SMP NEGERI GUNUNG SARI
Jl. Merdeka No.10, Kec. Gunungsari, Kab. Gunungsari
Email: smpngunungsari@gunungsari.sch.id | Telp: (0272) 345678
Kode Pos: 54321
LAPORAN KEGIATAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) RAMAH
SMP NEGERI GUNUNG SARI
TAHUN AJARAN 2025/2026
I. LATAR BELAKANG
MPLS Ramah ini bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah secara inklusif, edukatif, dan partisipatif. Pelaksanaannya selama lima hari dengan enam prinsip utama yang jadi pegangan: ramah, edukatif, inklusif, partisipatif, fleksibel, dan aman. Konsep ini memastikan MPLS jadi pengalaman positif bagi siswa baru.
II. TUJUAN
MPLS ini punya beberapa tujuan penting. Pertama, menumbuhkan karakter Pelajar Pancasila melalui Gerakan 7 Kebiasaan & Pertemuan Pagi yang ceria. Kedua, mengenalkan warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, sampai anggota OSIS, biar siswa nggak canggung. Ketiga, pengenalan sarana-prasarana dan lingkungan sekitar sekolah, biar mereka tahu fasilitas apa aja yang bisa dipakai.
Keempat, menyampaikan visi-misi, kurikulum intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah, biar siswa paham arah pendidikan. Terakhir, MPLS juga jadi momen buat pencegahan isu sosial kayak kekerasan, NAPZA, atau judi online yang bisa mengancam masa depan remaja.
III. WAKTU & TEMPAT
Kegiatan MPLS ini berlangsung dari hari Senin sampai Jumat, tanggal 14-18 Juli 2025. Waktunya dari pukul 07.00 sampai 13.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMP Negeri Gunung Sari, memanfaatkan setiap sudut sekolah untuk pembelajaran dan pengenalan.
IV. PESERTA & PANITIA
Peserta MPLS kali ini adalah 140 siswa baru Kelas VII yang siap memulai petualangan di jenjang SMP. Panitianya solid banget, terdiri dari Kepala Sekolah, 25 guru pembimbing, dan 30 anggota OSIS yang aktif membantu. Kolaborasi ini memastikan MPLS berjalan dengan lancar dan meriah.
V. SUSUNAN PANITIA
Penanggung Jawab: Ibu Dra. N. Wulandari, M.Pd
Ketua: Bapak H. Teguh Ramadhan, S.Pd
Sekretaris: Ibu E. Rini Astuti, S.Pd
Bendahara: Ibu Y. Meli Larasati
Sie: Acara, Dokumentasi, Konsumsi, Kesehatan, Keamanan
VI. RANGKAIAN KEGIATAN
- Hari ke-1: Dimulai dengan Gerakan 7KAIH & Pertemuan Pagi Ceria, bikin suasana langsung semangat. Dilanjutkan dengan Tur sarana-prasarana sekolah, biar siswa kenal semua fasilitas. Ada juga Pengenalan guru & siswa, dan ditutup dengan Refleksi pagi.
- Hari ke-2: Sesi Ice-breaking & pengenalan warga sekolah yang seru. Penguatan karakter Pelajar Pancasila dan Pembacaan profil lulusan juga dilakukan, biar siswa punya tujuan. Diakhiri dengan refleksi.
- Hari ke-3: Kegiatan Bakti sosial di lingkungan sekolah, menanamkan kepedulian. Edukasi pencegahan kekerasan, NAPZA, dan judi online juga disampaikan. Ada Pengenalan lingkungan sekitar dan Refleksi.
- Hari ke-4: Pengantar kurikulum intrakurikuler & kokurikuler, biar siswa paham materi pelajaran. Pengenalan ekskul & budaya sekolah, biar mereka tahu kegiatan non-akademik. Ditutup dengan refleksi.
- Hari ke-5: Sosialisasi visi-misi & tujuan sekolah, biar siswa tahu arah sekolah. Asesmen literasi & numerasi awal untuk pemetaan kemampuan. Peneguhan komitmen dan Penutupan MPLS.
VII. HASIL
Hasilnya, siswa aktif mengikuti seluruh kegiatan dan menunjukkan karakter Pelajar Pancasila yang mulai terbentuk. Interaksi positif antara siswa dengan guru dan anggota OSIS juga terjalin dengan baik. Siswa jadi lebih memahami sarana-prasarana, kultur sekolah, dan punya kesiapan belajar awal yang lebih matang.
VIII. EVALUASI
Pelaksanaan MPLS ini dinilai sangat aman dan inklusif, tanpa ada praktik perundungan atau perpeloncoan sama sekali. Semua kegiatan sesuai dengan prinsip MPLS Ramah, dengan pengawasan guru yang memadai. Ini menunjukkan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan yang positif.
IX. PENUTUP
Demikian laporan ini disusun sebagai dokumentasi resmi dan bentuk akuntabilitas atas penyelenggaraan MPLS Ramah di SMP Negeri Gunung Sari. Kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak atas dukungan yang luar biasa. Semoga laporan ini bisa jadi bekal untuk MPLS tahun-tahun mendatang.
Gunung Sari, 19 Juli 2025
Ketua Panitia,
H. Teguh Ramadhan, S.Pd
Contoh Laporan MPLS 2025 SMA (1)¶
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
(MPLS)
SMA
JAMBI 2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. KATA PENGANTAR
Setiap jenjang pendidikan itu punya ciri khas yang beda banget. Kekhususan ini penting, karena cara penyampaian materi pendidikan harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan mental psikologis peserta didik. Makanya, beberapa kebiasaan belajar di jenjang sebelumnya kadang perlu ditinggalkan dan diganti dengan cara belajar yang baru, yang lebih pas sama perkembangan siswa SMA.
Penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu kegiatan yang perlu banget dilaksanakan buat ngasih pengenalan lingkungan sekolah yang akan diduduki siswa baru. Selain itu, MPLS juga sebagai upaya untuk menjembatani siswa agar kenal berbagai kekhususan dari jenjang pendidikan barunya. Ini meliputi lingkungan fisik, lingkungan sosial, maupun program belajar yang akan mereka hadapi.
Pedoman Pembinaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini dibuat untuk memudahkan penyelenggaraan MPLS di SMA Negeri 9 Kota Jambi, dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi sekolah. Dua hal penting yang perlu diperhatikan dalam MPLS SMA adalah review materi SMP dan materi SMA (sering disebut matrikulasi), serta merangsang rasa percaya diri siswa dengan memberikan ruang aktualisasi diri melalui berbagai kegiatan lapangan.
B. DASAR PELAKSANAAN
Kegiatan MPLS ini punya dasar pelaksanaan yang kuat, lho. Ada Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan, serta Permendikbud No. 64 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan sekolah. Nggak ketinggalan, Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti juga jadi acuan penting.
Selain itu, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan juga jadi landasan. Ada juga Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 220/C/MN/2008. Rapat OSIS tanggal 27 Juli 2019 dan Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 9 Kota Jambi juga menjadi dasar legalitas kegiatan ini.
C. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan MPLS ini berlapis-lapis, nih. Pertama, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal awal dan kesiapan setara pada siswa dalam menguasai dasar-dasar sains di jenjang SMA. Ini termasuk review materi esensial dari SMP. Kegiatan kedua bertujuan mendorong siswa agar bersikap dan bertindak positif dalam melakukan perubahan sosial ke arah yang lebih baik, alias menumbuhkan budi pekerti yang luhur.
Selain itu, MPLS juga bantu siswa baru biar cepat berakselerasi dengan lingkungannya, sehingga dalam waktu sesingkat-singkatnya bisa beradaptasi sama teman-teman, guru, maupun fisik bangunan sekolah barunya. Mereka juga diharapkan mampu beradaptasi dengan kurikulum yang dipakai di jenjang SMA, khususnya di SMAN 9 Kota Jambi. Siswa juga akan mengenal kegiatan ekstrakurikuler unggulan dan ekstrakurikuler yang sesuai dengan talenta mereka, biar bakatnya tersalurkan. Yang nggak kalah penting, MPLS ini juga bertujuan agar siswa mampu mencegah dan menanggulangi kekerasan, serta mengetahui bahwa sekolah merupakan kawasan tanpa rokok, menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
D. MANFAAT KEGIATAN
Kegiatan MPLS ini punya manfaat besar buat siswa baru. MPLS memberikan bekal kepada mereka dalam upaya mengenal lingkungan sekolah (SMA Negeri 9 Kota Jambi) secara lebih mendalam. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap lingkungan sekolah, disertai dengan pengamalan dari materi-materi yang akan diberikan nantinya. Pokoknya, MPLS ini jembatan awal yang penting banget buat mereka!
BAB II
PELAKSANAAN
A. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan MPLS ini sudah dilaksanakan selama empat hari penuh. Waktunya dari hari Minggu sampai Rabu, tepatnya tanggal 14 sampai 17 Juli 2019. Seluruh rangkaian kegiatan berpusat di SMA Negeri Kota Jambi, memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di sekolah.
B. PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini diikuti oleh calon siswa baru SMA Negeri 9 Kota Jambi tahun pelajaran 2019-2020. Jumlahnya lumayan banyak, yaitu 252 siswa yang semangat banget mau kenalan sama sekolah barunya.
C. KEPANITIAAN
Kepanitiaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMAN Kota Jambi TP 2019-2020 secara definitif di-SK-kan oleh Kepala Sekolah. Panitia ini terdiri dari beberapa unsur. Ada Panitia siswa senior sebanyak 43 orang yang siap membantu, serta Panitia guru sebanyak 16 orang yang membimbing jalannya acara.
Untuk konsumsi kegiatan MPLS, rinciannya juga disiapkan matang. Pada hari Minggu (Pra-MPLS) tanggal 14 Juli 2019, konsumsi disiapkan untuk Panitia Pembina sejumlah 16 orang. Hari Senin tanggal 15 Juli 2019, untuk Panitia pembina dan pemateri sebanyak 20 orang. Hari Selasa tanggal 16 Juli 2019, jumlahnya 21 orang, dan pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2018, untuk 18 orang panitia pembina dan pemateri.
D. NARASUMBER
Narasumber dalam kegiatan MPLS ini berasal dari berbagai pihak yang punya kompetensi di bidangnya. Ada guru-guru SMA Negeri 9 Kota Jambi yang ahli di bidang masing-masing. Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Payo Selincah juga ikut memberikan materi penting seputar kesehatan.
Polisi dari Kepolisian Jambi Timur dan Koramil juga turut serta memberikan wawasan. Nggak ketinggalan, BNN (Badan Narkotika Nasional) dan Yayasan SIKIOK juga hadir untuk sosialisasi anti-narkoba. Siswa senior yang punya kecakapan sesuai kebutuhan materi MPLS juga dilibatkan, biar sesi lebih akrab dan inspiratif.
E. KEGIATAN
Kegiatan MPLS ini sepenuhnya bersifat pembelajaran yang interaktif dan informatif. Fokus utamanya adalah pengenalan lingkungan sekolah secara menyeluruh. Selain itu, ada juga sesi penting tentang pencegahan dan penanggulangan tindakan kekerasan di lingkungan sekolah, biar siswa merasa aman.
Penumbuhan budi pekerti juga jadi agenda penting, menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Sesi tentang Narkoba dan tertib lalu lintas juga disampaikan, memberikan wawasan hukum dan keselamatan. Edukasi perilaku hidup bersih, reproduksi remaja, dan kesehatan juga nggak ketinggalan, sangat relevan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan. Terakhir, disampaikan bahwa sekolah adalah kawasan tanpa rokok, untuk menciptakan lingkungan sehat. Jadwal kegiatan terlampir secara detail.
ANGGARAN KEGIATAN
Anggaran kegiatan MPLS pada prinsipnya menggunakan pendekatan ekonomis, yaitu efektif dan efisien. Ini berarti dana yang digunakan dioptimalkan untuk mencapai tujuan MPLS tanpa pemborosan. Transparansi dan akuntabilitas jadi kunci dalam pengelolaan anggaran ini.
Adapun biaya ini terdiri dari:
- a. Sumber dana
- Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)
- Dana OSIS
- b. Pengeluaran
- Untuk detail pengeluaran dana kegiatan MPLS ini bisa dilihat pada lampiran, yang berisi rincian setiap pos pengeluaran.
SARANA BELAJAR
Sarana belajar dalam kegiatan MPLS ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu sarana fisik dan non-fisik. Sarana fisik digunakan untuk mendukung keberlangsungan proses MPLS. Ini termasuk ruangan, peralatan presentasi, dan media pembelajaran lainnya yang bisa dilihat dan disentuh.
Selanjutnya, sarana non-fisik digunakan untuk menjadi petunjuk dan pengendali pencapaian tujuan serta manfaat kegiatan MPLS di SMA Negeri 9 Kota Jambi. Ini bisa berupa kurikulum, panduan acara, atau materi-materi edukatif yang bersifat konseptual dan membimbing siswa. Keduanya saling melengkapi demi MPLS yang sukses.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Pedoman pembinaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini merupakan upaya untuk lebih memudahkan penyelenggaraan MPLS di SMA Negeri 9 Kota Jambi, dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan. Pedoman MPLS ini akan lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif Kepala Sekolah serta unsur sekolah lainnya. Dukungan dari orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah setempat juga sangat dibutuhkan untuk kesuksesan MPLS.
Mudah-mudahan dengan terselenggaranya Pengenalan Lingkungan Sekolah ini, sekolah dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pembinaan awal. Ini juga diharapkan dapat mengarah pada terbentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar-mengajar yang optimal.
B. SARAN/KRITIK
Saran dan bantuan pemikiran dari semua unsur masyarakat di lingkungan SMAN 9 Kota Jambi sangat diharapkan untuk rekonstruksi ke arah pencapaian kegiatan yang lebih baik lagi di masa mendatang. Setiap masukan akan sangat berharga untuk perbaikan berkelanjutan. Semoga ini jadi ibadah buat kita semua.
Demikianlah laporan ini dibuat dengan harapan dapat memberikan gambaran yang jelas. Atas perhatian dan kerjasamanya dari semua pihak demi tercapainya dan lancarnya kegiatan tersebut, diucapkan terima kasih banyak.
DOKUMENTASI
Di bagian ini, akan ada lampiran foto-foto selama kegiatan MPLS berlangsung. Foto-foto ini menjadi bukti visual yang kuat, menunjukkan berbagai momen penting dan suasana kegiatan yang dijalani oleh siswa baru serta panitia. Dokumentasi ini penting untuk arsip dan evaluasi.
Contoh Laporan MPLS 2025 SMA (2)¶
LAPORAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
PESERTA DIDIK BARU 2020-2021
TANGGAL 6-8 JULI 2020
TEMA:
BELAJAR DARI COVID-19
ANAK BETA CERDAS DIGITAL (ABCD)
SMASKRIS MANDIRI MENUJU
SMASKRIS BERMUTU
YAYASAN PERSEKOLAHAN KRISTEN PROTESTAN MALUKU
SMA SWASTA KRISTEN YPKPM AMBON
Jln Diponegoro No 61 Ambon
Email: smakristenypkpm@ymail.com Web: smakrisambon.sch.id
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru di tahun ajaran 2020/2021 ini telah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 18 tahun 2016 tentang pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Pergantian tahun pelajaran sudah dimulai, dan para siswa sudah mulai melakukan pendaftaran untuk melanjutkan belajar ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Tentunya ketika masa awal masuk sekolah, para siswa akan menghadapi masa-masa orientasi atau adaptasi yang lebih dikenal dengan istilah Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini bertujuan untuk mengenalkan program-program sekolah serta sarana dan prasarana yang terdapat di sekolah, sehingga para siswa dapat memanfaatkannya dengan baik. Selain itu, para siswa juga dapat mengenal teman-teman baru mereka di sekolah yang baru, biar makin akrab. Melalui kegiatan MPLS ini, peserta didik baru diperkenalkan lebih detail tentang profil sekolah, Peraturan Akademik Sekolah, serta program-program ekstrakurikuler. Sehubungan dengan adanya penyebaran Covid-19, pada MPLS tahun 2020 ini di setiap sesi materi selalu disisipkan materi penguatan tentang COVID-19 yang disampaikan oleh guru pendamping, memberikan edukasi penting di masa pandemi.
Berdasarkan keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada tahun ajaran dan tahun akademik baru di masa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) tertanggal 15 Juni 2020, serta Peraturan Walikota Ambon dan saran pers Kemdikbud, pelaksanaan pendidikan di Indonesia pada masa darurat Corona Disease (Covid-19) bagi daerah-daerah yang masuk kategori kuning, orange, dan merah dilarang untuk melakukan tatap muka. Sementara itu, untuk wilayah zona hijau dapat melakukan tatap muka, tetapi dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Bertolak dari hal inilah, pelaksanaan MPLS di SMAS Kristen YPKPM Ambon dilakukan secara VIRTUAL dengan platform Google Meet, yang mekanisme pelaksanaannya diatur secara berkelompok. Ini menunjukkan adaptasi sekolah terhadap kondisi pandemi, agar MPLS tetap bisa berjalan aman dan efektif.
B. Dasar
Dasar hukum pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru ini sangat kuat. Ada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Pendidikan Nasional, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Selain itu, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah juga menjadi acuan.
Ada juga Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, dan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 Tentang PPK. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengembangan Budi Pekerti, Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Pengembangan Komite Sekolah juga menjadi dasar penting. Keputusan Bersama Mendikbud, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada tahun Ajaran dan Tahun akademik baru di masa pandemi Corona Virus Disease (COVID 19), serta Siaran Pers Kemdikbud No. 137/Sipres/A6/VI/ 2020 turut melengkapi. Peraturan Walikota Ambon Nomor 16 tahun 2020: Pembatasan kegiatan orang, Aktivitas usaha dan Moda Transportasi dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), dan Surat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku No. 420/164/2020 tertanggal 6 Juli 2020 tentang pedoman pelaksanaan PLS SMA/SMK juga jadi acuan. Terakhir, Surat Keputusan Kepala Sekolah Nomor 421.3/109/SMAS Kristen Yayasan PKPM tentang Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Panitia Masa Pengenalan Lingkungan sekolah (PLS) menjadi payung hukum utama.
C. Tujuan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
MPLS ini punya banyak tujuan positif buat setiap peserta didik. Pertama, memperkenalkan sekolah kepada siswa baru agar lebih memahami Visi dan Misi serta Tata Tertib Sekolah. Kedua, memperkenalkan sekolah ramah anak kepada siswa baru agar merasa nyaman berada di lingkungan sekolah yang baru. Ketiga, mendorong siswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sehingga dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan baik.
Keempat, menumbuhkembangkan rasa percaya diri melalui pendidikan karakter yang diterapkan melalui kepramukaan siswa baru. Kelima, mengembangkan nilai-nilai karakter dan praktik baik yang sudah dilakukan di sekolah. Keenam, meningkatkan pengetahuan peserta didik dalam penguasaan Google Suite for Education di masa pandemi Covid-19 dengan pengenalan aplikasi pembelajaran jarak jauh. Terakhir, meningkatkan pemahaman peserta didik baru tentang Pandemi Covid-19, biar mereka bisa menjaga diri.
BAB II
PELAKSANAAN
A. Perorganisasian
Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Bagi Peserta Didik Baru di SMAS Kristen YPKPM Ambon berdasar pada Surat Keputusan Kepala Sekolah Nomor 421.3/117/SMAS Kristen YPKPM/2020. Susunan panitia pelaksanaannya sangat terstruktur dan melibatkan banyak pihak.
Di bagian ini, biasanya akan ada uraian nama-nama panitia MPLS yang lengkap dengan jabatan mereka. Ini menunjukkan siapa saja yang bertanggung jawab atas suksesnya acara ini.
B. Waktu dan Tempat
-
Waktu:
- Kegiatan MPLS ini dibagi dalam dua kategori. Kategori Pra PLS dilaksanakan sejak tanggal 26 Juni s.d. 03 Juli 2020, dengan muatan Materi Penguatan Google Suite for Education. Kegiatan Pra PLS diawali dengan Rapat Bersama Orang Tua/Wali Peserta Didik Baru pada Hari Sabtu, 04 Juli 2020 secara berkelompok.
- Kategori MPLS intinya dilaksanakan selama 3 hari, yakni tanggal 06, 07, 08 Juli 2020 secara Virtual/ Online dengan menggunakan Platform Google Meet.
-
Tempat:
- Tempat pelaksanaan Pra MPLS dilakukan di SMA Kristen YPKPM secara Physical Meeting (tatap muka), tapi secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri atas 15-17 orang, dan setiap harinya ada 4 kelompok yang dimulai dari pukul 09.00 WIT (kelompok 1), pukul 10.00 WIT (kelompok 2), pukul 11.00 WIT (kelompok 3), pukul 12.00 WIT (kelompok 4). Ini semua mengacu pada protokol kesehatan di pandemi Covid-19.
- Pelaksanaan MPLS utama dilakukan secara Virtual/Video Conference dengan platform Google Meet, memastikan keamanan dan kesehatan siswa.
C. Peserta
Peserta MPLS ini adalah seluruh Peserta Didik yang telah lulus Tes seleksi masuk SMA Swasta Kristen YPKPM Ambon. Berdasarkan hasil seleksi, diperoleh jumlah Peserta Didik sebanyak 191 siswa yang siap mengikuti MPLS. Mereka terbagi menjadi minat IPA sebanyak 115 siswa dan minat IPS sebanyak 76 siswa, menunjukkan keragaman minat.
D. Narasumber dan Fasilitator
Narasumber kegiatan Pra PLS dan PLS terdiri dari para ahli dan praktisi yang kompeten. Ada Kepala Sekolah: Dra. E. Laturiuw, M.Si, Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik: Dra. P. Lesnussa, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan: Bpk. D. W. Dias S.Hut. Selain itu, Pembina OSIS Bpk. A.E. Timisela S.Pd, Guru Kesenian: Bpk. B. Ratila, S.Th, Tim Media: Bpk. R. Latuihamallo, S.Pd, Ny. L. Kaipatty, S.Kom. M.Pd. Nn. L.L. Patty, A.Md, serta Tim Disciples Of Christ (DOC): Bpk. Hartawan dan Bpk. Immanuel Pandu juga turut berkontribusi.
E. Biaya Kegiatan
Biaya kegiatan MPLS ini sepenuhnya bersumber dari Dana Bantuan Operasional Siswa Nasional (BOSNAS) Tahun 2020. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini didukung penuh oleh pemerintah untuk menjamin kelancaran pelaksanaan MPLS tanpa membebani siswa. Pengelolaan dana ini dilakukan dengan transparan dan akuntabel.
F. Wali Kelas Pendamping/Coaching
Wali kelas pendamping adalah guru-guru yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah Nomor 421.3/117/SMAS Kristen YPKPM/2020 tentang Panitia Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi Peserta Didik Baru. Mereka berperan penting dalam mendampingi dan membimbing siswa baru selama MPLS.
Di sini, biasanya akan ada uraian nama-nama wali kelas pendamping MPLS. Mereka adalah sosok penting yang akan menjadi tempat curhat dan bertanya bagi siswa baru.
G. Struktur Program
Bagian ini akan berisi uraian program MPLS lengkap dengan durasi setiap sesinya. Ini memberikan gambaran detail tentang alur kegiatan dari awal hingga akhir, memastikan semua materi tersampaikan dengan baik.
H. Strategi Pelaksanaan
Biasanya, di sini akan ada uraian bagan strategi pelaksanaan yang lebih visual dan terstruktur. Ini menjelaskan bagaimana seluruh komponen MPLS diintegrasikan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi, demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
I. Jadwal Kegiatan
Di sini akan ada uraian jadwal kegiatan secara lengkap dan detail, biasanya dalam format tabel. Jadwal ini mencantumkan jam, jenis kegiatan, dan siapa yang bertanggung jawab untuk setiap sesi, memberikan panduan yang jelas bagi semua pihak.
BAB III
HASIL KEGIATAN MPLS
A. Kehadiran Peserta Didik
Bagian ini akan menyajikan uraian kehadiran peserta didik selama MPLS berlangsung, mungkin dalam bentuk data statistik atau persentase. Ini penting untuk mengukur tingkat partisipasi siswa dan efektivitas kegiatan.
B. Materi Penyajian
Di sini akan ada uraian materi Pra-MPLS, PLS, kurikulum sekolah, hingga peraturan akademik secara lengkap. Setiap materi dijelaskan secara ringkas namun padat, menunjukkan cakupan informasi yang diberikan kepada siswa baru.
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah itu penting banget buat dilaksanakan oleh sekolah bagi peserta didik baru, dan pada tahun 2020, MPLS yang dilakukan secara Virtual ini sangat unik dan jadi pengalaman baru. Pertama, MPLS ini diikuti oleh 170 peserta pada hari pertama dan kedua, dan 165 peserta pada hari ketiga, dari total 191 peserta yang tercatat, menunjukkan partisipasi yang cukup tinggi. Kedua, materi yang disampaikan mendapat respon positif dari para siswa, dengan begitu banyak pertanyaan yang diberikan.
Ketiga, peserta didik baru sangat antusias dan memberi respon positif pada proses belajar yang dilaksanakan secara daring atau online. Keempat, peserta didik juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap program-program sekolah, menunjukkan minat belajar yang besar.
B. SARAN
Ada beberapa saran yang bisa jadi pertimbangan untuk MPLS ke depan. Pertama, MPLS akan lebih efektif jika dilaksanakan secara tatap muka, agar ada interaksi langsung yang lebih kuat antara peserta didik baru dengan guru dan teman-teman. Kedua, perlu didesain lebih baik lagi MPLS VIRTUAL di waktu yang akan datang, dengan inovasi dan perbaikan berdasarkan pengalaman ini. Ketiga, perlu perhatian pemerintah daerah untuk membangun kerja sama dengan pihak Telkom dan PLN jika kegiatan belajar dengan sistem online dilaksanakan di tahun ajaran baru. Ini karena terdapat beberapa kendala seperti gangguan jaringan dan aliran listrik yang padam yang sangat mengganggu proses pembelajaran daring.
BAB V
PENUTUP
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara Virtual yang dilaksanakan oleh SMA Kristen YPKPM Ambon sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Meskipun terkadang terjadi pemadaman listrik dan jaringan internet tidak stabil, kami sangat memberi apresiasi kepada orang tua yang sangat mendukung pelaksanaan MPLS, serta antusiasme siswa dalam kegiatan ini. Semua ini membuat kegiatan berjalan dengan baik selama tiga hari penuh, dari tanggal 06 Juli s.d. 08 Juli 2020.
Demikianlah laporan MPLS ini kami buat dan diserahkan kepada kepala sekolah untuk diteruskan ke Dinas Pendidikan sebagai bahan laporan pelaksanaan MPLS tahun 2020/2021. Semoga laporan ini bermanfaat dan menjadi bekal untuk perbaikan di masa depan.
Ambon, 9 Juli 2020
Panitia
Contoh Laporan MPLS 2025 SMA (3)¶
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI MERAPI
SMA NEGERI MERAPI INDAH
Jl. Srikaya No.22, Kec. Merapindah, Kota Merapi
Email: sma.merapindah@merapi.sch.id | Telp: (0271) 876543
Kode Pos: 67890
LAPORAN KEGIATAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) RAMAH
SMA NEGERI MERAPI INDAH
TAHUN AJARAN 2025/2026
I. LATAR BELAKANG
MPLS Ramah ini berpedoman pada Panduan MPLS Ramah yang ada. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan suasana pengenalan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter, sehingga siswa baru merasa betah dan termotivasi. Ini adalah langkah awal untuk membentuk lingkungan belajar yang positif.
II. TUJUAN
Tujuan MPLS ini beragam dan penting. Pertama, menanamkan karakter Pelajar Pancasila melalui Gerakan 7KAIH dan Pertemuan Pagi Ceria yang penuh semangat. Kedua, pengenalan warga sekolah dan tenaga kependidikan, biar siswa kenal siapa saja yang ada di sekolah. Ketiga, pengantar fasilitas sekolah dan lingkungan sekitar, biar mereka nggak bingung.
Keempat, pengenalan visi-misi, kurikulum, dan budaya sekolah, agar siswa paham arah pendidikan. Terakhir, MPLS juga memberikan edukasi pencegahan isu sosial seperti kekerasan, NAPZA, pornografi, dan perkawinan anak. Selain itu, ada juga pengenalan empat pilar kebangsaan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
III. WAKTU & TEMPAT
Kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, dari Senin sampai Jumat, tanggal 14-18 Juli 2025. Waktunya dari pukul 07.00 sampai 14.00 WIB, cukup padat tapi informatif. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMA Negeri Merapi Indah, memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada.
IV. PESERTA & PANITIA
Peserta MPLS kali ini adalah 200 siswa baru Kelas X yang siap melangkah ke jenjang SMA. Panitianya solid banget, terdiri dari Kepala Sekolah, 30 guru pembimbing, dan 35 pengurus OSIS yang sigap membantu. Kolaborasi yang apik ini memastikan MPLS berjalan dengan sukses dan tanpa hambatan.
V. SUSUNAN PANITIA
Penanggung Jawab: Drs. H. Sutrisno Wahyudi
Ketua: Ibu V. Sabrina Anggraini, M.Pd
Sekretaris: Bapak D. Arief Nugroho
Bendahara: Ibu S. Dian Pratiwi
Sie: Acara, Dokumentasi, Konsumsi, Kesehatan, Keamanan
VI. RANGKAIAN KEGIATAN
- Hari 1: Dimulai dengan Gerakan 7KAIH & Pertemuan Pagi Ceria, bikin suasana langsung hidup. Dilanjutkan dengan Tur fasilitas sekolah (kelas, lab, perpustakaan), biar siswa kenal semua sudut. Ada Asesmen literasi awal dan diakhiri dengan Refleksi.
- Hari 2: Sesi Ice-breaking & penguatan karakter yang seru. Pengenalan profil pelajar Pancasila & budaya sekolah, biar siswa punya identitas kuat. Diakhiri dengan refleksi.
- Hari 3: Kegiatan Bakti lingkungan, menanamkan kepedulian terhadap kebersihan. Edukasi pencegahan NAPZA, pornografi, kekerasan, dan perkawinan anak, sangat penting untuk bekal hidup. Diakhiri dengan refleksi.
- Hari 4: Pengantar kurikulum intrakurikuler/kokurikuler & ekskul, biar siswa paham pilihan pembelajaran. Pengenalan empat pilar kebangsaan, menumbuhkan rasa nasionalisme. Ditutup dengan refleksi.
- Hari 5: Sosialisasi visi-misi & tujuan sekolah, biar siswa tahu arah sekolah. Asesmen numerasi awal untuk pemetaan kemampuan. Peneguhan komitmen dan Penutupan MPLS.
VII. HASIL
Hasilnya, karakter Pelajar Pancasila telah tumbuh dari nilai-nilai aktivitas yang dilakukan selama MPLS. Siswa juga jadi mengenal warga, fasilitas, dan kultur sekolah dengan lebih baik. Kesadaran akan isu sosial dan kebangsaan juga meningkat, menunjukkan bahwa MPLS ini nggak cuma formalitas.
VIII. EVALUASI
Pelaksanaan MPLS ini dinilai aman, inklusif, dan yang paling penting, tanpa praktik perpeloncoan sama sekali. Semua kegiatan sesuai dengan prinsip MPLS Ramah yang mengedepankan kenyamanan dan edukasi. Pengawasan guru yang ketat juga memastikan semua berjalan lancar.
IX. PENUTUP
Laporan ini merupakan dokumentasi resmi dan akuntabel atas penyelenggaraan MPLS Ramah di SMA Negeri Merapi Indah. Kami sampaikan terima kasih banyak atas dukungan semua pihak yang luar biasa, sehingga MPLS ini berjalan sukses. Semoga laporan ini bisa jadi panduan berharga untuk MPLS tahun-tahun berikutnya.
Merapi Indah, 19 Juli 2025
Ketua Panitia,
V. Sabrina Anggraini, M.Pd
Gimana, detikers? Sudah lebih tercerahkan tentang contoh laporan MPLS 2025 ini? Semoga berbagai contoh laporan MPLS dari tingkat SD hingga SMA ini bisa jadi referensi yang pas buat kamu yang lagi pusing menyusun laporan kegiatan MPLS. Ingat, laporan yang baik itu bisa jadi cerminan suksesnya acara dan panduan untuk masa depan!
Punya pengalaman seru atau tips tambahan dalam menyusun laporan MPLS? Atau mungkin ada pertanyaan seputar format laporan ini? Yuk, jangan ragu berbagi cerita atau pendapatmu di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar