Bye-bye Iklan! 7 Jurus Ampuh Bebaskan HP Android-mu dari Gangguan

Table of Contents

Siapa sih yang enggak bete kalau lagi asyik pakai HP Android, tiba-tiba muncul iklan yang nutupin layar? Atau lagi main game seru, eh ada banner iklan nongol di bawah? Gangguan iklan ini memang bikin kesel, apalagi kalau iklannya susah ditutup atau malah mengarahkan kita ke situs-situs aneh.

Iklan di HP Android zaman sekarang bentuknya macam-macam. Ada yang pop-up mendadak, notifikasi mencurigakan, banner yang enggak proporsional di dalam aplikasi, sampai iklan layar penuh yang bikin repot. Beberapa iklan bahkan pakai trik biar kita enggak sengaja ngeklik atau malah nge-install aplikasi dari sumber yang enggak jelas.

Selain bikin pengalaman pakai HP jadi enggak nyaman, iklan-iklan nakal ini juga bisa jadi pintu masuk buat masalah lain. Data pribadi bisa terancam kalau kita enggak hati-hati, dan performa HP juga ikutan lemot gara-gara aplikasi “bonus” dari iklan yang jalan di latar belakang. Parah kan?

Untungnya, ada beberapa cara ampuh buat ngusir iklan-iklan mengganggu ini dari HP Android kita. Enggak perlu panik, yuk kita bedah satu per satu jurus-jurusnya!

Bye-bye Iklan HP Android

1. Blokir Iklan Lewat Browser Chrome

Sebagai browser bawaan di banyak HP Android, Google Chrome jadi tempat favorit buat buka-buka website. Nah, kabar baiknya, Chrome punya fitur bawaan yang bisa bantuin kita meminimalisir iklan yang muncul saat browsing. Terutama iklan pop-up dan iklan yang memaksa redirect ke halaman lain.

Memang sih, cara ini enggak akan ngilangin semua iklan di semua aplikasi. Tapi setidaknya, pengalaman browsing kamu di Chrome bakal jauh lebih nyaman. Iklan pop-up yang tiba-tiba muncul di tengah baca artikel atau saat buka website bakal terblokir secara otomatis.

Cara settingnya gampang banget:

  • Buka aplikasi Chrome di HP Android kamu.
  • Ketuk ikon titik tiga vertikal yang ada di pojok kanan atas layar. Ini menu pengaturan Chrome.
  • Pilih “Settings” atau “Setelan”.
  • Gulir ke bawah dan temukan opsi “Site settings” atau “Setelan situs”.
  • Di dalam menu “Site settings”, cari dan ketuk “Pop-ups and redirects” atau “Pop-up dan pengalihan”. Pastikan tombolnya dalam posisi terblokir (Blocked). Kalau masih “Allowed”, segera matikan.
  • Kembali ke menu “Site settings”. Cari lagi opsi “Intrusive ads” atau “Iklan mengganggu”. Ketuk opsi tersebut.
  • Nonaktifkan pilihan “Intrusive ads” ini. Jadi, Chrome akan memblokir iklan yang dianggap terlalu mengganggu atau menyesatkan.

Dengan setting ini, sebagian besar iklan pop-up dan iklan yang maksa buka halaman baru saat kamu browsing di Chrome bakal otomatis dihentikan. Penting diingat, ini cuma berlaku saat kamu pakai Chrome ya, bukan di aplikasi lain atau sistem HP.

2. Matikan Izin “Display Over Other Apps”

Pernah ngalamin iklan muncul tiba-tiba nutupin layar HP kamu, padahal kamu lagi enggak buka aplikasi apapun? Atau pas lagi asik main game, tiba-tiba ada pop-up iklan gede banget muncul di atas game-nya? Nah, ini kemungkinan besar disebabkan oleh aplikasi yang punya izin spesial, yaitu “Display over other apps” atau “Tampilkan di atas aplikasi lain”.

Izin ini sebenarnya dipakai buat fitur-fitur berguna, misalnya chat bubble dari aplikasi pesan, layar panggilan yang muncul saat ada telepon masuk, atau widget yang melayang di atas layar. Tapi sayangnya, beberapa aplikasi “nakal”, terutama yang diunduh dari sumber enggak jelas atau aplikasi gratisan yang berlebihan, bisa menyalahgunakan izin ini buat nampilin iklan kapan aja sesuka hati mereka.

Cara matikan izin ini cukup efektif:

  • Buka menu “Settings” atau “Pengaturan” di HP Android kamu.
  • Cari menu yang berkaitan dengan “Apps” atau “Aplikasi”. Lokasinya bisa beda-beda tiap merek HP.
  • Di dalam menu Apps, cari opsi “Special app access” atau “Akses aplikasi khusus”. Kadang menu ini tersembunyi di dalam menu lain seperti “Privacy Protection” atau “Keamanan dan privasi”.
  • Jika kamu menemukan “Privacy Protection”, masuk ke sana lalu cari “Special permissions” atau “Izin khusus”.
  • Di menu “Special app access” atau “Special permissions”, temukan dan ketuk opsi “Display over other apps” atau “Tampilkan di atas aplikasi lain”.
  • Kamu akan melihat daftar semua aplikasi yang meminta atau memiliki izin ini. Perhatikan daftar tersebut. Cari aplikasi yang enggak kamu kenal, aplikasi yang baru saja kamu install sebelum iklan mulai muncul, atau aplikasi gratisan yang sekiranya mencurigakan.
  • Ketuk nama aplikasi yang dicurigai.
  • Matikan opsi “Allow display over other apps” atau “Izinkan tampil di atas aplikasi lain”.

Penting: Hati-hati saat mematikan izin ini. Jangan matikan izin ini untuk aplikasi sistem yang penting atau aplikasi yang memang butuh izin ini (misalnya aplikasi chat yang menampilkan bubble). Fokus pada aplikasi pihak ketiga yang kamu curigai sebagai sumber iklan pop-up yang enggak wajar. Kalau kamu enggak yakin aplikasi mana yang jadi biang keroknya, coba ingat-ingat kapan iklan itu mulai muncul dan aplikasi apa yang baru saja kamu install atau update saat itu.

3. Hapus Iklan Bawaan di HP Xiaomi

Pengguna HP Xiaomi mungkin paling sering ngalamin iklan di sistem atau aplikasi bawaan. Ya, Xiaomi memang punya kebijakan nampilin iklan di beberapa area di MIUI (sistem operasi Xiaomi) sebagai salah satu cara buat menjaga harga HP mereka tetap terjangkau. Iklan ini biasanya muncul di aplikasi seperti File Manager, Tema, Musik, Video, atau bahkan saat proses instalasi aplikasi.

Meskipun iklannya enggak seberbahaya malware, tapi tetap aja ganggu pengalaman pakai HP. Untungnya, Xiaomi ngasih opsi buat mematikan sebagian besar iklan ini, meskipun prosesnya harus dilakukan satu per satu di beberapa tempat.

Berikut cara umum buat matiin iklan di HP Xiaomi:

  • Matikan Personalisasi Iklan: Ini adalah langkah pertama yang penting. Masuk ke “Settings” atau “Pengaturan”. Cari “Passwords & security” atau “Sandi & keamanan”. Ketuk “Privacy” atau “Privasi”. Cari opsi “Ad services” atau “Layanan iklan”. Matikan tombol “Personalized ad recommendations” atau “Rekomendasi iklan yang dipersonalisasi”. Ini akan mengurangi iklan yang tampil berdasarkan data penggunaanmu.
  • Matikan Rekomendasi di Aplikasi Bawaan: Ini bagian yang butuh sedikit kesabaran karena harus dilakukan di tiap aplikasi. Buka aplikasi bawaan Xiaomi yang sering nampilin iklan, contohnya:
    • Security (Keamanan): Buka aplikasi Keamanan, ketuk ikon Settings (biasanya gerigi) di pojok kanan atas. Nonaktifkan opsi “Receive recommendations” atau “Terima rekomendasi”.
    • File Manager (Pengelola Berkas): Buka Pengelola Berkas, ketuk ikon menu (tiga garis) di kiri atas. Ketuk “Settings” atau “Setelan”. Ketuk “About” atau “Tentang”. Matikan “Recommendations” atau “Rekomendasi”.
    • Cleaner (Pembersih): Buka Pembersih, ketuk ikon Settings. Matikan “Receive recommendations”.
    • Themes (Tema): Buka aplikasi Tema, masuk ke profil kamu. Ketuk Settings. Matikan “Recommendations”.
    • Music (Musik): Buka aplikasi Musik, masuk ke Settings. Cari opsi terkait rekomendasi atau iklan dan matikan.
    • Mi Video: Buka aplikasi Mi Video, masuk ke Settings. Cari opsi terkait rekomendasi atau iklan dan matikan.
    • App Lock (Kunci Aplikasi): Kalau pakai fitur ini, buka Settings > Apps > App Lock > Settings (ikon gerigi). Matikan “Receive recommendations”.
    • Downloads (Unduhan): Buka aplikasi Unduhan, ketuk ikon menu (tiga titik) di kanan atas. Ketuk Settings. Matikan “Show recommended content” atau “Tampilkan konten yang direkomendasikan”.

Ya, memang agak ribet harus satu-satu. Tapi setelah semua dimatikan, pengalaman pakai HP Xiaomi kamu bakal jauh lebih bersih dari iklan bawaan. Coba cek juga aplikasi bawaan lain yang kamu sering pakai, mungkin ada opsi rekomendasi atau iklan yang bisa dimatikan di sana.

4. Nonaktifkan Notifikasi Iklan di HP Samsung

Sama seperti Xiaomi, beberapa HP Samsung juga kadang mengirim notifikasi promosi atau iklan dari aplikasi bawaan mereka. Yang paling umum adalah notifikasi dari Galaxy Store atau layanan Samsung Push Service. Notifikasi ini bisa berupa info update aplikasi, tawaran game, atau promosi lainnya. Meskipun tujuannya mungkin informatif, bagi sebagian pengguna ini bisa terasa seperti iklan yang mengganggu.

Samsung memberikan kontrol yang cukup baik terhadap notifikasi dari setiap aplikasi. Jadi, kita bisa memilih untuk mematikan notifikasi dari aplikasi bawaan yang sering mengirim “iklan” ini tanpa harus menghapus aplikasinya (karena beberapa aplikasi bawaan enggak bisa dihapus).

Cara mematikan notifikasi iklan di HP Samsung:

  • Buka “Settings” atau “Pengaturan” di HP Samsung kamu.
  • Cari dan ketuk “Notifications” atau “Notifikasi”.
  • Di menu Notifikasi, ketuk “App notifications” atau “Notifikasi aplikasi”. Kamu akan melihat daftar semua aplikasi yang terinstal di HP-mu.
  • Gulir ke bawah dan cari aplikasi yang sering mengirim notifikasi iklan yang mengganggu. Contohnya:
    • Galaxy Store: Aplikasi ini sering mengirim notifikasi tentang game atau aplikasi baru.
    • Samsung Push Service: Ini adalah layanan di latar belakang yang juga bisa mengirim notifikasi.
    • Samsung Free/Samsung Discover: Layanan ini di halaman paling kiri layar utama juga kadang menampilkan konten promosi.
  • Setelah menemukan aplikasi yang diinginkan, ketuk nama aplikasi tersebut.
  • Di halaman pengaturan notifikasi aplikasi itu, kamu akan melihat beberapa kategori notifikasi. Nonaktifkan semua kategori notifikasi dari aplikasi tersebut. Biasanya ada toggle master di bagian paling atas yang bisa langsung mematikan semua notifikasi dari aplikasi itu.
  • Pastikan toggle notifikasi untuk aplikasi tersebut sudah mati (berwarna abu-abu).

Dengan mematikan notifikasi dari aplikasi-aplikasi ini, kamu enggak akan lagi menerima pesan promosi yang muncul di panel notifikasi HP Samsung kamu. Kalau suatu saat kamu ingin mengaktifkannya lagi, tinggal ikuti langkah yang sama dan nyalakan kembali togglenya. Langkah ini aman dan enggak akan mengganggu fungsi utama aplikasi tersebut (misalnya Galaxy Store tetap bisa dipakai buat update aplikasi).

5. Cegah Instalasi dari Sumber Tidak Dikenal

Iklan yang tiba-tiba muncul dan susah dihilangkan, bahkan yang sampai mengarahkan ke instalasi aplikasi aneh, seringkali berasal dari aplikasi “jahat” yang diinstal dari luar Google Play Store. Aplikasi semacam ini bisa menyusup ke dalam HP kamu dengan berbagai cara, misalnya dibundel dengan aplikasi gratisan yang kamu unduh dari website enggak resmi, atau lewat trik iklan pop-up yang menipu agar kamu mengklik tombol “Install”.

Secara default, Android sudah punya pengaturan keamanan yang mencegah instalasi aplikasi dari sumber yang enggak dikenal. Tapi, kadang pengaturan ini diubah oleh pengguna sendiri atau bahkan oleh aplikasi lain tanpa disadari. Mengembalikan pengaturan ini ke kondisi aman sangat penting buat melindungi HP dari malware dan iklan yang datang bersamanya.

Cara memastikan HP kamu aman dari instalasi sumber tidak dikenal:

  • Buka “Settings” atau “Pengaturan”.
  • Cari menu yang berkaitan dengan “Security” atau “Keamanan”. Kadang juga ada di “Privacy” atau “Privasi”.
  • Cari opsi “Install unknown apps” atau “Instal aplikasi yang tidak dikenal”. Lokasi dan nama menu ini bisa sedikit berbeda tergantung versi Android dan merek HP-mu. Di versi Android lama, pengaturannya cuma satu toggle global, tapi di versi baru (mulai Android Oreo), pengaturan ini sudah per-aplikasi.
  • Jika HP kamu menggunakan Android versi lama (sebelum Oreo): Kamu akan menemukan toggle “Unknown sources” atau “Sumber tidak dikenal”. Pastikan toggle ini mati atau dalam posisi off. Jika hidup, matikan segera.
  • Jika HP kamu menggunakan Android versi baru (Oreo ke atas): Kamu akan melihat daftar aplikasi. Kamu perlu mengecek satu per satu aplikasi di daftar ini. Pilih aplikasi yang kamu lihat. Di halaman detail aplikasi tersebut, akan ada opsi “Allow from this source” atau “Izinkan dari sumber ini”. Pastikan opsi ini mati untuk sebagian besar aplikasi, terutama browser atau aplikasi file manager, kecuali jika kamu benar-benar tahu apa yang kamu lakukan dan percaya pada sumbernya (misalnya menginstal aplikasi resmi dari website pengembang yang enggak ada di Play Store).

Mengizinkan instalasi dari sumber tidak dikenal itu berisiko tinggi. Aplikasi yang diinstal dari luar Play Store enggak melewati proses pemeriksaan keamanan ketat dari Google. Jadi, sangat mudah bagi malware, adware (aplikasi pemicu iklan), atau spyware buat menyusup melalui jalur ini. Kecuali kamu punya alasan yang sangat kuat dan yakin 100% dengan sumbernya, selalu matikan izin ini untuk semua aplikasi. Ini adalah salah satu benteng pertahanan terpenting buat HP Android kamu.

6. Matikan Jaringan Internet Saat Menggunakan Aplikasi Offline

Banyak aplikasi dan game gratisan mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utama. Iklan-iklan ini biasanya dimuat dari internet. Artinya, kalau aplikasi atau game tersebut enggak punya koneksi internet, mereka enggak akan bisa memuat dan menampilkan iklannya. Ini adalah trik sederhana tapi efektif buat ngilangin iklan, asalkan aplikasi atau game yang kamu pakai bisa dijalankan secara offline.

Metode ini paling cocok buat game offline, aplikasi edit foto/video sederhana, atau aplikasi produktivitas yang fungsinya enggak bergantung pada server. Kalau aplikasinya butuh koneksi internet buat jalan (misalnya media sosial, aplikasi streaming, game online), tentu saja cara ini enggak bisa dipakai.

Cara melakukan ini:

  • Sebelum membuka aplikasi atau game yang sering menampilkan iklan, putuskan koneksi internet di HP kamu.
  • Kamu bisa mematikan data seluler dan WiFi secara manual dari panel notifikasi atau menu Settings.
  • Cara paling gampang adalah dengan mengaktifkan Mode Pesawat (Airplane Mode). Mengaktifkan mode pesawat akan mematikan semua koneksi nirkabel, termasuk data seluler, WiFi, Bluetooth, dan GPS. Ini adalah cara cepat buat memastikan HP kamu sepenuhnya terputus dari internet.
  • Buka aplikasi atau game yang ingin kamu gunakan.

Selama HP kamu dalam mode offline (baik itu mode pesawat atau data/WiFi dimatikan), aplikasi yang butuh koneksi internet buat nampilin iklan enggak akan bisa melakukannya. Kamu bisa menikmati penggunaan aplikasi tanpa gangguan iklan. Tapi ingat, begitu kamu menyalakan kembali koneksi internet, iklan akan kembali muncul saat aplikasi itu diakses. Jadi, cara ini sifatnya sementara dan spesifik untuk penggunaan offline.

7. Berlangganan Versi Premium Aplikasi

Oke, ini mungkin bukan cara “gratis” buat ngilangin iklan, tapi ini adalah solusi yang paling ampuh dan permanen untuk aplikasi tertentu. Banyak pengembang aplikasi gratis (yang pakai iklan buat nyari untung) menawarkan opsi berlangganan atau pembelian satu kali buat dapetin versi premium atau versi pro dari aplikasi mereka. Versi premium ini biasanya bebas iklan.

Kenapa cara ini layak dipertimbangkan? Selain ngilangin iklan sepenuhnya, berlangganan versi premium juga punya banyak keuntungan lain:

  • Pengalaman Bebas Iklan: Ini yang utama. Kamu bisa pakai aplikasi dengan nyaman tanpa gangguan visual atau interupsi dari iklan.
  • Fitur Tambahan: Versi premium seringkali membuka fitur-fitur yang terkunci di versi gratis. Ini bisa berupa tool editing yang lebih canggih, konten eksklusif, atau opsi kustomisasi yang lebih luas.
  • Dukungan Pengembang: Dengan membayar, kamu secara langsung mendukung pengembang aplikasi. Ini membantu mereka terus mengembangkan, merawat, dan memperbarui aplikasi tersebut, termasuk memperbaiki bug dan meningkatkan keamanan.
  • Keamanan Lebih Baik: Aplikasi premium yang dibeli dari sumber resmi (seperti Google Play Store) biasanya lebih aman dan terjamin bebas dari malware atau kode berbahaya, dibandingkan aplikasi gratisan yang mungkin disusupi iklan berlebihan atau hal-hal mencurigakan lainnya.
  • Performa Lebih Optimal: Aplikasi tanpa iklan seringkali berjalan lebih ringan dan cepat karena enggak perlu memuat konten iklan atau menjalankan proses di latar belakang untuk menampilkannya.

Kalau kamu punya aplikasi atau game favorit yang sering banget kamu pakai dan iklannya sangat mengganggu, coba lihat apakah ada opsi upgrade ke versi premium. Pertimbangkan biaya berlangganan atau pembeliannya sebagai investasi buat kenyamanan dan pengalaman penggunaan yang lebih baik. Memang butuh biaya, tapi kalau aplikasi itu sangat membantumu atau sering kamu gunakan, nilainya bisa sepadan.


Mengusir iklan dari HP Android memang butuh sedikit usaha, tapi hasilnya sepadan kok. Pengalaman pakai HP jadi lebih lancar, data kamu lebih aman dari ancaman iklan nakal, dan performa perangkat juga bisa terjaga. Mulai aja dari yang paling gampang: atur setting di Chrome, cek izin “Display over other apps”, dan matikan notifikasi yang enggak perlu.

Kalau kamu pakai HP Xiaomi atau Samsung, jangan lupa cek setting khusus buat merek HP-mu. Selalu hati-hati saat menginstal aplikasi, hindari sumber enggak dikenal sebisa mungkin. Dan kalau ada aplikasi yang iklannya parah banget tapi kamu suka, pertimbangkan buat nyobain versi premiumnya.

Dengan langkah-langkah di atas, HP Android kamu harusnya bisa lebih bersih dan bebas dari iklan yang mengganggu. Selamat mencoba!

Sudah coba cara mana nih yang paling ampuh di HP kamu? Atau punya jurus lain buat ngusir iklan bandel? Yuk, sharing pengalaman dan tips-tips kamu di kolom komentar di bawah! Siapa tahu tips kamu bisa membantu pengguna lain!

Posting Komentar