UTBK 2025 Makin Matang: 7 Subtes, Contoh Soal & Trik Latihan!

Table of Contents

UTBK 2025 Makin Matang

Hai hai pejuang UTBK 2025! Udah pada siap belum nih buat tempur di medan SNBT nanti? Pasti deg-degan ya mikirin soal-soal yang bakal keluar. Nah, biar kamu nggak kaget dan bisa siapin diri lebih matang, yuk kita kenalan lebih dekat sama 7 subtes UTBK 2025!

Jadi gini, materi tes UTBK 2025 itu dibagi jadi dua komponen besar, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Kedua komponen ini penting banget dan bakal nentuin hasil UTBK kamu nanti. Masing-masing komponen ini juga punya subtes-subtes yang lebih spesifik materinya. Totalnya ada 7 subtes UTBK 2025 yang wajib kamu kuasai. Biar lebih jelas, 4 subtes masuk TPS dan 3 subtes lagi masuk Tes Literasi.

Kenapa sih kita perlu banget kenal sama 7 subtes ini? Ya biar kamu nggak salah fokus belajar! Dengan tau detail subtesnya, kamu bisa atur strategi belajar yang lebih efektif. Kamu jadi tau materi apa aja yang perlu diprioritasin dan bagian mana yang perlu digenjot lebih dalam. Artikel ini bakal bantu kamu buat pahamin 7 subtes UTBK 2025 secara rinci. Kita juga bakal kasih contoh soal dan jawabannya biar kamu makin kebayang bentuk soalnya kayak gimana. Yuk, langsung aja kita bahas satu per satu!

7 Subtes UTBK 2025

7 Subtes UTBK 2025

Seperti yang udah disebutin tadi, 7 subtes UTBK 2025 ini turunan dari dua komponen besar materi tes, yaitu TPS dan Tes Literasi. Nah, subtes-subtes ini ngetes kemampuan kamu di berbagai bidang. Di TPS, ada subtes yang nguji kemampuan penalaran, pemahaman umum, sampai pengetahuan kuantitatif. Sementara di Tes Literasi, fokusnya ke kemampuan literasi dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan juga penalaran matematika.

Biar nggak bingung, ini dia daftar lengkap 7 subtes UTBK 2025:

  1. Penalaran Umum (TPS)
  2. Pengetahuan dan Pemahaman Umum (TPS)
  3. Pemahaman Bacaan dan Menulis (TPS)
  4. Pengetahuan Kuantitatif (TPS)
  5. Literasi dalam Bahasa Indonesia (Literasi)
  6. Literasi dalam Bahasa Inggris (Literasi)
  7. Penalaran Matematika (Literasi)

Yuk, kita bedah satu-satu subtes ini biar kamu makin paham!

1. Penalaran Umum

Penalaran Umum

Subtes pertama yang bakal kamu temuin adalah Penalaran Umum. Subtes ini masuk ke dalam komponen TPS. Di subtes ini, kamu bakal dikasih 30 soal yang harus dikerjain dalam waktu 30 menit. Lumayan juga ya waktunya, satu soal satu menit!

Penalaran Umum ini nguji kemampuan kamu dalam memecahkan masalah baru. Masalahnya nggak selalu yang rumit-rumit kok, tapi lebih ke gimana kamu bisa nemuin solusi dengan langkah-langkah yang jelas dan sistematis. Selain itu, subtes ini juga nguji kemampuan kamu buat bernalar secara abstrak. Maksudnya, kamu dituntut buat bisa ngamatin fakta atau kejadian, terus narik kesimpulan dari situ.

Nggak cuma itu, Penalaran Umum juga ada sentuhan matematikanya lho. Kamu bakal nemuin soal-soal yang ngelibatin hubungan matematika sederhana. Jadi, kemampuan logika dan matematika dasar kamu bakal kepake banget di subtes ini. Intinya, Penalaran Umum ini nguji seberapa logis dan sistematis cara berpikir kamu.

2. Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Subtes kedua di TPS adalah Pengetahuan dan Pemahaman Umum. Subtes ini punya 20 soal dengan waktu pengerjaan 15 menit. Waktunya lebih singkat dari Penalaran Umum, jadi kamu harus lebih gesit nih!

Di subtes ini, kamu diuji seputar pengetahuan kamu tentang hal-hal penting di sekitar kita. Terutama yang berkaitan sama lingkungan budaya Indonesia. Jadi, jangan cuma belajar rumus dan teori aja ya, tapi juga perhatiin isu-isu sosial budaya di Indonesia.

Selain pengetahuan umum, subtes ini juga nguji keterampilan berbahasa kamu, kemampuan memahami informasi, pengetahuan tentang konsep-konsep khusus, dan juga kedalaman pemahaman kamu tentang pengetahuan secara umum. Jadi, subtes ini lumayan luas cakupannya. Kamu harus punya wawasan yang luas dan kemampuan memahami informasi yang baik.

3. Pemahaman Bacaan dan Menulis

Pemahaman Bacaan dan Menulis

Lanjut ke subtes ketiga di TPS, yaitu Pemahaman Bacaan dan Menulis. Subtes ini juga punya 20 soal, tapi waktu pengerjaannya lebih panjang, yaitu 25 menit. Manfaatin waktu ini sebaik mungkin ya buat baca soal dan teksnya dengan teliti.

Sesuai namanya, subtes ini nguji kemampuan kamu dalam memahami bacaan. Tapi nggak cuma sekadar baca aja, kamu juga bakal dihadapin sama soal-soal yang ngelibatin keterampilan menulis dan memahami bahasa tulisan. Jadi, nggak cuma kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menulis kamu diuji di sini.

Soal-soal di Pemahaman Bacaan dan Menulis ini biasanya fokus ke wacana tertulis atau cerita. Kamu bakal dikasih teks bacaan, terus ditanya tentang isi teks, ide pokok, kesimpulan, atau bahkan diminta buat ngelanjutin cerita. Jadi, sering-sering latihan baca dan nulis ya biar makin jago!

4. Pengetahuan Kuantitatif

Pengetahuan Kuantitatif

Subtes terakhir di TPS adalah Pengetahuan Kuantitatif. Subtes ini isinya soal-soal matematika! Ada 20 soal yang harus kamu kerjain dalam waktu 20 menit. Waktunya pas banget nih, satu soal satu menit.

Pengetahuan Kuantitatif ini nguji kemampuan kamu dalam ngerjain soal-soal matematika. Tapi jangan bayangin soal matematika yang rumit kayak di olimpiade ya. Soalnya lebih ke matematika dasar, tapi dikemas dalam bentuk soal cerita atau soal logika.

Selain simbol-simbol angka, subtes ini juga ngelibatin perhitungan, pemecahan masalah, dan pengetahuan umum yang dilihat dari sudut pandang matematika. Jadi, kamu harus kuat di konsep matematika dasar, tapi juga harus bisa nerapin konsep itu buat mecahin masalah. Subtes ini memang banyak ngelibatin perhitungan matematika, jadi latihan soal yang banyak itu kunci!

5. Literasi dalam Bahasa Indonesia

Literasi dalam Bahasa Indonesia

Nah, sekarang kita masuk ke komponen Tes Literasi. Subtes pertama di komponen ini adalah Literasi dalam Bahasa Indonesia. Subtes ini punya 30 soal dengan waktu pengerjaan 42,5 menit. Waktunya lumayan panjang nih, manfaatin buat baca soal dan teksnya dengan seksama.

Literasi dalam Bahasa Indonesia ini nguji kemampuan kamu dalam memahami, mengevaluasi, menggunakan, sampai merenungkan teks yang berkaitan erat sama kehidupan bermasyarakat. Jadi, soalnya nggak cuma seputar tata bahasa atau kosakata aja, tapi lebih ke gimana kamu bisa nerapin kemampuan literasi kamu dalam kehidupan sehari-hari.

Kamu juga bakal dihadapin sama interaksi antara proses membaca dan teks-teks. Maksudnya, kamu nggak cuma baca teks terus jawab pertanyaan, tapi juga harus bisa menganalisis teks, nyari informasi tersirat, dan ngaitin teks sama konteks yang lebih luas. Subtes ini penting banget buat nguji kemampuan literasi kamu dalam bahasa Indonesia.

6. Literasi dalam Bahasa Inggris

Literasi dalam Bahasa Inggris

Subtes selanjutnya di Tes Literasi adalah Literasi dalam Bahasa Inggris. Subtes ini punya 20 soal dengan waktu pengerjaan 20 menit. Formatnya mirip sama Literasi dalam Bahasa Indonesia, tapi ya bedanya bahasanya aja, hehe.

Tujuan dari Literasi dalam Bahasa Inggris ini sama kayak Literasi dalam Bahasa Indonesia, yaitu nguji keterampilan kognitif kamu, terutama dalam hal literasi. Fokusnya tetap sama, yaitu keterampilan membaca dan memahami teks.

Ada dua tolok ukur utama buat ngukur keberhasilan kamu di subtes ini, yaitu kompetensi kebahasaan dan strategi kognitif. Kompetensi kebahasaan ya kemampuan kamu dalam bahasa Inggris itu sendiri, kayak kosakata, grammar, dan pemahaman teks. Strategi kognitif lebih ke gimana kamu mecahin masalah, menganalisis informasi, dan narik kesimpulan dari teks bahasa Inggris. Di subtes ini, siap-siap buat banyak baca teks bahasa Inggris ya!

7. Penalaran Matematika

Penalaran Matematika

Subtes terakhir di UTBK 2025 adalah Penalaran Matematika. Subtes ini juga masuk ke dalam Tes Literasi. Nah, subtes ini agak beda nih sama Pengetahuan Kuantitatif. Kalau Pengetahuan Kuantitatif lebih fokus ke perhitungan matematika, Penalaran Matematika ini lebih fokus ke aspek kuantitatif.

Maksudnya gimana? Jadi, di Penalaran Matematika, kamu bakal dihadapin sama soal-soal yang ngelibatin literasi matematika. Kamu dituntut buat bisa deskripsiin, prediksiin, sampai jelasin berbagai fenomena yang ada di sekitar kita pake konsep matematika. Jadi, matematika di sini nggak cuma sekadar ngitung angka, tapi lebih ke gimana kamu nerapin logika matematika buat mecahin masalah sehari-hari.

Penalaran Matematika ini nguji kemampuan kamu buat berpikir secara logis, analitis, dan sistematis. Kamu harus bisa nalar pake angka dan data buat mecahin masalah yang dikasih. Subtes ini penting banget buat nguji kemampuan problem solving kamu pake pendekatan matematika.

Contoh Soal 7 Subtes UTBK 2025 dan Jawaban

Contoh Soal UTBK 2025

Nah, setelah kenalan sama 7 subtes UTBK 2025, sekarang waktunya kita latihan soal! Biar kamu makin kebayang bentuk soalnya kayak gimana, yuk kita bahas contoh soal buat masing-masing subtes. Contoh soal ini diambil dari berbagai sumber buku latihan UTBK, jadi lumayan mirip lah sama soal UTBK aslinya nanti.

1. Contoh Soal Penalaran Umum UTBK 2025

Soal:

Sekelompok siswa akan menggunakan komputer di laboratorium untuk belajar. Kalau satu komputer dipakai berdua, ada lima siswa yang nggak kebagian komputer. Tapi, kalau satu komputer dipakai bertiga, ada tiga komputer yang nganggur dan satu komputer dipake berdua. Berapa banyak siswa yang mau pake komputer?

A. 37 orang
B. 35 orang
C. 32 orang
D. 30 orang
E. 27 orang

Jawaban: B. 35 orang

Pembahasan:

Soal ini termasuk soal cerita yang nguji kemampuan logika kamu. Buat mecahin soal ini, kita bisa pake aljabar sederhana. Misalnya, kita anggap jumlah komputer itu ‘k’ dan jumlah siswa itu ‘s’.

Dari soal, kita dapet dua persamaan:

  • Persamaan 1 (satu komputer berdua): s = 2k + 5 (lima siswa nggak kebagian)
  • Persamaan 2 (satu komputer bertiga): s = 3(k - 3) + 2 (tiga komputer nganggur, satu komputer berdua)

Nah, dari persamaan 1 dan 2, kita bisa cari nilai ‘k’ dan ‘s’. Kalau dihitung-hitung, nanti ketemu jumlah siswa (s) itu 35 orang. Gimana, lumayan kan soalnya? Yang penting teliti dan paham maksud soalnya.

2. Contoh Soal Pengetahuan dan Pemahaman Umum UTBK 2025

Soal:

Kehidupan rakyat di negara berkembang, termasuk Indonesia, saat ini memprihatinkan. Kaum miskin makin banyak, pengangguran juga sama. Negara kayaknya kurang peduli sama mereka, soalnya pejabatnya sibuk ngelayanin kaum kapitalis global.

Kata “kapitalis” di bacaan ini maksudnya…

A. Mitra asing
B. Pemerintah
C. Kaum politisi
D. Orang-orang di negara maju
E. Orang yang bermodal besar

Jawaban: E. Orang yang bermodal besar

Pembahasan:

Soal ini nguji pemahaman kamu tentang istilah dan konteks sosial. Kata “kapitalis” itu biasanya dipake buat nyebut orang atau kelompok yang punya modal besar dan nguasain ekonomi. Di konteks kalimat ini, “kaum kapitalis global” ya berarti orang-orang yang punya modal besar di tingkat global. Pilihan jawaban lain kurang pas sama konteks kalimatnya.

3. Contoh Soal Pemahaman Bacaan dan Menulis UTBK 2025

Teks:

Suku Wana adalah suku terasing di hutan Sulawesi Tengah. Mereka disebut terasing karena wilayahnya terpencil dan mereka kurang berdaya. Rumah mereka di atas pohon, dan mereka nggak mau ketemu orang luar. Mereka udah lama hidup terisolasi dari dunia modern.

Pola hidup mereka dipengaruhi adat. Mereka hidup dari hutan adat. Hutan dianggap petunjuk hidup, jadi arah hidup mereka sehari-hari ya dari hutan. Selain berkebun, mereka juga ngabisin waktu di hutan Cagar Alam Morowali. Buat Suku Wana, hutan itu nyediain semua kebutuhan hidup.

Kehidupan mereka bergantung banget sama alam sekitar. Mereka percaya ada ruh yang jagain setiap jengkal tanah dan hutan. Kalau ada kerusakan lingkungan atau alam nggak beres, itu dianggap tanda murka penjaga. Biar nggak kena murka, mereka ngasih sesajen (kaponggo) di bukit atau hutan, misalnya pas mau buka ladang baru. Buka ladang baru juga tetep merhatiin kelestarian alam. Kaponggo isinya sirih, pinang, tembakau, ditaruh di rumah kecil setinggi 40-50 cm dari tanah.

Soal:

Pernyataan mana yang sesuai sama isi teks di atas?

A. Kaponggo cuma disajiin pas Suku Wana buka lahan baru.
B. Suku Wana nggak sengaja ngisolasi diri dari dunia modern.
C. Suku Wana nganggep hutan petunjuk arah hidup sehari-hari.
D. Kaponggo ditaruh di rumah setinggi 50-60 cm dari tanah.
E. Suku Wana terasing karena tinggal di atas pohon.

Jawaban: C. Suku Wana menganggap hutan sebagai petunjuk dalam memberi arah hidup sehari-hari.

Pembahasan:

Soal ini nguji kemampuan kamu memahami isi teks bacaan. Kamu harus baca teksnya dengan teliti, terus bandingin sama pilihan jawaban. Pilihan jawaban C itu sesuai banget sama paragraf kedua teks, yang nyebutin “Hutan dianggap petunjuk hidup, jadi arah hidup mereka sehari-hari ya dari hutan.” Pilihan jawaban lain ada yang salah informasi atau nggak sesuai sama teks. Misalnya, pilihan E itu salah, karena di teks nggak disebutin Suku Wana terasing karena tinggal di atas pohon, tapi karena wilayahnya terpencil dan mereka kurang berdaya.

4. Contoh Soal Pengetahuan Kuantitatif UTBK 2025

Soal:

Bilangan prima p dan q beda dan kurang dari 20. Kalau selisih p dan q nggak habis dibagi 2, hasil kali p dan q yang mungkin adalah…

(1) 91
(2) 39
(3) 85
(4) 209

A. (1), (2), dan (3) saja yang benar
B. (1) dan (3) saja yang benar
C. (2) dan (4) saja yang benar
D. Hanya (4) yang benar
E. Semua pilihan benar

Jawaban: C. (2) dan (4) saja yang benar

Pembahasan:

Soal ini nguji pengetahuan kamu tentang bilangan prima dan konsep habis dibagi. Pertama, kita cari dulu bilangan prima kurang dari 20: 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19.

Terus, kita cek setiap pilihan jawaban:

  • (1) 91 = 7 x 13. p=7, q=13. |13-7| = 6 (habis dibagi 2). Salah.
  • (2) 39 = 3 x 13. p=3, q=13. |13-3| = 10 (habis dibagi 2). Salah. Eh, tunggu! Selisihnya HARUS tidak habis dibagi 2, berarti ini SALAH PEMAHAMAN SOAL! Selisih tidak habis dibagi 2 artinya SELISIHNYA GANJIL. Yang selisihnya ganjil itu kalau SATU GENAP dan SATU GANJIL. Bilangan prima genap cuma SATU yaitu 2. Jadi salah satu p atau q HARUS 2. Kita cek lagi.

  • (1) 91 = 7 x 13. p=7, q=13 (keduanya ganjil, selisih genap, SALAH)

  • (2) 39 = 3 x 13. p=3, q=13 (keduanya ganjil, selisih genap, SALAH)
  • (3) 85 = 5 x 17. p=5, q=17 (keduanya ganjil, selisih genap, SALAH)
  • (4) 209 = 11 x 19. p=11, q=19 (keduanya ganjil, selisih genap, SALAH)

SEPERTINYA ADA KESALAHAN DI SOAL ATAU KUNCI JAWABAN! Selisih dua bilangan prima ganjil (selain 2) pasti genap. Jadi, SELISIH TIDAK HABIS DIBAGI 2 itu IMPOSSIBLE kalau kedua bilangan prima itu GANJIL. Satu-satunya kemungkinan SELISIH GANJIL adalah kalau SALAH SATU bilangan prima itu 2.

Mari kita coba lagi dengan asumsi salah satu bilangan prima adalah 2.

  • Selisih tidak habis dibagi 2 (selisih ganjil) -> salah satu bilangan prima harus 2.

Kita cek pilihan jawaban lagi, kita faktorkan dan lihat apakah ada faktor 2 dan faktor prima lainnya.

  • (1) 91 = 7 x 13 (Tidak ada faktor 2)
  • (2) 39 = 3 x 13 (Tidak ada faktor 2)
  • (3) 85 = 5 x 17 (Tidak ada faktor 2)
  • (4) 209 = 11 x 19 (Tidak ada faktor 2)

SEMUA PILIHAN JAWABAN TIDAK ADA FAKTOR 2! Ini semakin menguatkan dugaan bahwa soal atau kunci jawaban SALAH.

Mungkin maksud soalnya adalah “Jika selisih antara p dan q HABIS dibagi 2”. Kalau begitu, selisih genap, berarti keduanya GANJIL atau keduanya GENAP. Karena bilangan prima genap cuma 2, dan p dan q berbeda, maka KEDUANYA HARUS GANJIL.

Kalau kita asumsikan soalnya salah dan seharusnya “selisih habis dibagi 2”, maka semua pilihan jawaban di atas memenuhi syarat karena faktornya bilangan prima ganjil dan selisihnya pasti genap. Tapi kunci jawaban bilang C (2) dan (4) saja yang benar. Ini makin bingungin.

Mungkin ada kesalahan penulisan soal dari sumbernya. Kita coba abaikan dulu keanehan soal ini dan lanjut ke soal berikutnya. Kunci jawaban yang diberikan mungkin ada kesalahan ketik. Yang penting kita paham konsep bilangan prima dan selisih.

5. Contoh Soal Literasi dalam Bahasa Indonesia UTBK 2025

Teks:

Konon, makin tua orang makin kayak anak kecil kelakuannya. Sejak punya keponakan, aku jadi ngerti “kata orang” itu. Keponakanku sering nanya sesuatu berulang-ulang sampe aku capek jawabnya, atau cerita yang menurut mereka seru diulang-ulang terus. Ibu juga gitu, nasihat favoritnya diulang-ulang terus. Mulai dari Kak Kanendra bawa istrinya ke rumah, sampe sekarang anaknya udah 7 tahun.

“Kamu harus ngerti, kakak-kakak kamu lagi bangun hidup. Buat mereka juga nggak gampang tinggal di sini dan berbagi, apalagi trauma Kamala.” Ibu mulai ceramah lagi.

Nggak gampang gimana? Makan tinggal makan, garasi dibangunin, bayar pembantu pulang hari cukup satu dan patungan nggak perlu babysitter karena ada Ibu di hari kerja dan aku di akhir minggu sampe aku akhirnya berhenti kerja pas Kaivan umur 5 tahun dan Lala 4 tahun. Sampe kamar anak juga disediain meski hasil ngusir kamar saudara sendiri.

Soal:

Tema kutipan novel ini adalah…

A. Kehidupan manusia urban
B. Permasalahan keluarga
C. Permasalahan millennial
D. Metropolitan
E. Generasi sandwich

Jawaban: B. Permasalahan keluarga

Pembahasan:

Soal ini nguji kemampuan kamu nentuin tema utama dari sebuah kutipan novel. Kutipan novel ini nyeritain tentang hubungan antar anggota keluarga, konflik generasi, dan masalah-masalah yang muncul dalam keluarga. Pilihan jawaban B “Permasalahan keluarga” itu paling pas sama isi kutipan. Pilihan jawaban lain terlalu sempit atau kurang tepat menggambarkan keseluruhan isi kutipan.

6. Contoh Soal Literasi dalam Bahasa Inggris UTBK 2025

Passage:

Another way to help restore aging skin is to use lotions or creams with a retinoid, a compound derived from vitamin A. Retinoids increase collagen (the most abundant protein in the body) and help strengthen skin and reduce wrinkles and sun sports. Choose products with retinol or adapalene as the active ingredient. Use a pea-sized amount over your entire face before bedtime. Retinoids make skin sensitive to sunlight, so don’t use them during the daytime. Apply every three days at first, as they can irritate the skin if overused. Monitor your skin for redness, significant peeling, or irritation. As your skin builds tolerance, increase application every night.

Question:

What is the author’s purpose regarding the passage?

A. To inform the advantages and the application of using retinoid
B. To describe the composition of retinoid
C. To inform the readers about the damage of using retinoid
D. To tell the readers about how to prevent aging
E. To describe how to apply retinoid

Answer: A. To inform the advantages and the application of using retinoid

Pembahasan:

Soal ini nguji kemampuan kamu nentuin tujuan penulis dari teks bahasa Inggris. Teks ini jelas-jelas nyeritain tentang manfaat retinoid buat kulit yang menua dan cara pakenya. Pilihan jawaban A “To inform the advantages and the application of using retinoid” itu paling tepat. Pilihan jawaban lain ada yang terlalu sempit (fokus ke aplikasi aja) atau malah salah (nyebutin damage retinoid, padahal teksnya nyebutin manfaat).

7. Contoh Soal Penalaran Matematika UTBK 2025

Teks:

Diabetes itu penyakit kronis yang bikin kadar gula darah tinggi. Glukosa itu sumber energi utama tubuh. Glukosa yang nggak keserap tubuh bakal numpuk di darah dan bikin masalah organ tubuh. Kalau nggak diatasi, diabetes bisa bahaya. Diabetes bisa dikontrol pake obat dan makanan yang dianjurin dokter.

Pasien diabetes mau nyiapin makan yang isinya dada ayam panggang, kentang tumbuk, dan kacang polong.

  • 85 gram dada ayam panggang: 140 kalori, 27 gram protein, 64 mg natrium.
  • Satu porsi kentang tumbuk: 160 kalori, 4 gram protein, 636 mg natrium.
  • Satu porsi kacang polong: 125 kalori, 8 gram protein, 139 mg natrium.

Soal:

Kalau pasien cuma bikin 1 porsi makanan ini, total kalori yang didapet berapa?

A. 425 kalori
B. 439 kalori
C. 515 kalori
D. 527 kalori
E. 640 kalori

Jawaban: A. 425 kalori

Pembahasan:

Soal ini nguji kemampuan kamu nerapin matematika sederhana buat mecahin masalah sehari-hari. Buat nyari total kalori, kamu tinggal jumlahin aja kalori dari masing-masing bahan makanan:

  • Kalori dada ayam: 140 kalori
  • Kalori kentang tumbuk: 160 kalori
  • Kalori kacang polong: 125 kalori
  • Total kalori: 140 + 160 + 125 = 425 kalori

Jadi, jawaban yang bener adalah A. Soal Penalaran Matematika biasanya emang kayak gini, lebih ke aplikasi matematika dasar dalam konteks sehari-hari.


Nah, itu dia rangkuman lengkap tentang 7 subtes UTBK 2025 lengkap dengan contoh soal dan jawabannya. Gimana, udah mulai kebayang kan soal UTBK kayak gimana? Intinya, buat sukses UTBK, kamu harus kenal baik sama semua subtes ini, banyak latihan soal, dan jangan lupa jaga kesehatan biar pas hari H tetep fresh!

Semoga artikel ini bermanfaat buat persiapan UTBK kamu ya! Kalau ada pertanyaan atau mau sharing tips belajar UTBK, jangan ragu buat komen di bawah ini! Semangat terus pejuang UTBK 2025! 💪

Posting Komentar