Lolos Gak Ya? 20+ Contoh Kalimat Sanggah CPNS 2024, Biar Gak Nyesel!
Hai, guys! Seleksi CPNS emang selalu bikin deg-degan ya. Apalagi pas pengumuman hasil administrasi, rasanya kayak lagi nunggu doi bales chat. Nah, buat kamu yang mungkin hasilnya kurang sesuai harapan alias dinyatakan tidak lolos, jangan langsung lemes! Masih ada kesempatan buat sanggah, lho.
Masa sanggah ini dikasih buat kamu yang merasa ada yang gak pas sama hasil pengumuman administrasi. Misalnya, kamu yakin semua dokumen udah lengkap dan sesuai, tapi kok malah gak lolos? Nah, ini saatnya kamu mengajukan sanggahan. Tapi inget ya, masa sanggah ini ada batas waktunya.
Berdasarkan info dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), masa sanggah untuk seleksi administrasi CPNS 2024 ini berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 20 sampai 22 September 2024. Jadi, hari Minggu, 22 September 2024 itu hari terakhir buat kamu mengajukan sanggahan. Jangan sampai kelewatan ya!
Biar sanggahan kamu punya peluang besar diterima, penting banget buat menyusun kalimat sanggahan yang rapi, jelas, dan padat. Gak perlu bertele-tele, langsung aja ke poinnya. Bingung mau nulis kalimat sanggah kayak gimana? Tenang, detikSulsel udah nyiapin contoh-contoh kalimat sanggah yang bisa kamu pakai sebagai referensi. Yuk, simak contohnya di bawah ini!
Contoh Kalimat Sanggah CPNS 2024¶
Pas seleksi administrasi CPNS, emang banyak banget berkas yang harus disiapin. Mulai dari ijazah, transkrip nilai, KTP, surat lamaran, pas foto, dan lain-lain. Kadang, satu atau beberapa berkas bisa aja dianggap gak memenuhi syarat (TMS).
Tapi, kalau kamu merasa semua persyaratan udah kamu penuhi dengan benar, jangan ragu buat mengajukan sanggahan. Sesuaikan kalimat sanggahan kamu dengan jenis berkas yang bermasalah. Ini dia beberapa contoh kalimat sanggah yang bisa kamu contek:
1. Kriteria Usia¶
“Permisi Bapak/Ibu verifikator. Saya mohon untuk dicek ulang data usia saya berdasarkan dokumen yang sudah saya unggah. Setahu saya, berdasarkan dokumen tersebut, usia saya masih masuk dalam kriteria usia yang dipersyaratkan untuk posisi ini.”
Kenapa ini penting? Kadang, kesalahan input data atau pembacaan dokumen bisa terjadi. Kalimat sanggah ini sopan dan langsung meminta verifikasi ulang berdasarkan dokumen yang sudah diberikan.
2. Surat Lamaran Tidak Terbaca¶
“Selamat pagi/siang/sore, Bapak/Ibu. Maaf sebelumnya, setelah saya cek kembali, surat lamaran yang saya unggah sudah sesuai persyaratan kok, formatnya PDF dan ukurannya juga pas sesuai ketentuan. Mohon bantuannya untuk dicek ulang ya.”
Tips: Pastikan format dan ukuran file surat lamaran kamu benar-benar sudah sesuai sebelum mengajukan sanggahan ini. Cek lagi di file manager kamu.
3. Pakaian di Pas Foto Tidak Sesuai¶
“Dengan hormat, Bapak/Ibu verifikator. Setelah saya baca lagi persyaratan seleksi administrasi, pas foto yang saya upload itu udah sesuai kok, pakai baju formal dan latar belakangnya merah. Mohon kesediaannya untuk diperiksa kembali. Terima kasih banyak.”
Ingat: Pakaian formal biasanya kemeja atau blazer, dan latar belakang merah memang standar untuk pas foto CPNS. Pastikan foto kamu memang sudah sesuai standar ini.
4. Persyaratan Tambahan¶
“Selamat siang Bapak/Ibu. Saya ingin bertanya mengenai persyaratan sertifikat keahlian khusus yang baru diumumkan ini. Setahu saya, di pengumuman awal persyaratan ini tidak disebutkan. Apakah ada kemungkinan diberikan waktu tambahan untuk memenuhi persyaratan ini?”
Konteks: Kadang, ada instansi yang menambahkan persyaratan di tengah jalan. Sanggahan ini lebih bersifat bertanya dan meminta keringanan, bukan menyanggah hasil.
5. Berkas Foto dan Scan Surat Tidak Jelas¶
“Saya mohon maaf atas kelalaian saya jika memang ada berkas yang kurang jelas. Tapi saya berharap Bapak/Ibu tetap bisa mempertimbangkan berkas saya, karena saya sudah melengkapi dengan berkas-berkas pendukung lainnya. Mohon diperiksa dan dipertimbangkan kembali ya. Terima kasih.”
Catatan: Sanggahan ini mengakui potensi kesalahan tapi tetap memohon pertimbangan. Lebih baik jika kamu memang punya berkas pendukung lain yang relevan.
6. Tanggal Lahir di KTP Melampaui Batas Usia¶
“Permisi Bapak/Ibu verifikator, saya ingin mengklarifikasi tanggal lahir di KTP saya. Menurut KTP tersebut, tanggal lahir saya sudah sesuai dengan ketentuan dan usia saya tahun ini masih memenuhi syarat pendaftaran. Mohon untuk dicek ulang ya, terima kasih.”
Penting: Pastikan tanggal lahir di KTP kamu benar dan sesuai persyaratan usia CPNS. Kesalahan input tanggal lahir sering terjadi.
7. Scan KTP Buram¶
“Setelah saya periksa lagi, scan KTP yang saya unggah itu sudah jelas kok, sesuai dengan yang dipersyaratkan. Format file dan ukuran file juga sudah benar, dan pas saya lihat file-nya juga kebaca jelas. Mohon bantuannya untuk diperiksa ulang. Terima kasih banyak.”
Tips: Cek kualitas scan KTP kamu sebelum diunggah. Pastikan pencahayaan cukup dan tidak ada bagian yang terpotong atau buram.
8. Surat Lamaran dan Pernyataan Buram¶
“Surat lamaran dan surat pernyataan yang saya unggah ke sistem itu formatnya PDF dan ukurannya sesuai ketentuan, jadi seharusnya gak mungkin gak kebaca atau buram. Oleh karena itu, mohon untuk diperiksa kembali ya. Terima kasih.”
Logika: Format PDF seharusnya mencegah file menjadi buram. Sanggahan ini menekankan pada format file yang benar.
9. Latar Belakang Pas Foto Tidak Sesuai¶
“Saya menghormati hasil seleksi administrasi ini. Tapi, dengan hormat saya mohon Bapak/Ibu bisa memeriksa dan cek ulang dokumen pas foto saya, karena setahu saya sudah memenuhi ketentuan pas foto terbaru, yaitu pakai pakaian formal dan latar belakang merah.”
Penekanan: Sanggahan ini tetap sopan dan menghormati keputusan, tapi tetap meminta verifikasi ulang dengan menekankan pemenuhan persyaratan.
10. Mengunggah Transkrip Nilai Sementara¶
“Transkrip nilai yang saya unggah itu transkrip nilai asli kok, bukan transkrip nilai sementara. Itu nilai akhir saya. Mohon Bapak/Ibu bisa mengecek ulang dokumen saya. Terima kasih banyak.”
Klarifikasi: Sanggahan ini menegaskan bahwa transkrip yang diunggah adalah transkrip nilai akhir, bukan sementara.
11. Terdaftar Sebagai Anggota Partai¶
“Saya mohon dengan sangat kepada Bapak/Ibu verifikator untuk melakukan pengecekan ulang. Saya sumpah selama ini gak pernah gabung partai politik manapun dan gak terdaftar sebagai anggota parpol. Mungkin ada kesamaan nama dengan saya. Terima kasih banyak atas bantuannya.”
Penolakan: Sanggahan ini membantah keras tuduhan sebagai anggota partai dan menduga adanya kesalahan identifikasi karena kesamaan nama.
12. Akreditasi Kampus Tidak Sesuai Tahun Kelulusan¶
“Dokumen akreditasi yang saya unggah itu sudah sesuai dengan tahun kelulusan saya kok. Mohon Bapak/Ibu untuk memverifikasi dan memeriksa ulang dokumen tersebut. Terima kasih.”
Penegasan: Sanggahan ini memastikan bahwa dokumen akreditasi yang dilampirkan sesuai dengan tahun kelulusan pelamar.
13. Format Surat Pernyataan Tidak Sesuai¶
“Terima kasih Bapak/Ibu Verifikator. Saya minta maaf kalau ada kelalaian karena kurang teliti baca poin per poin. Tapi saya berharap Bapak/Ibu verifikator tetap meloloskan berkas ini karena berkas yang saya unggah sudah didukung berkas-berkas lain. Mohon diperiksa ulang ya. Terima kasih.”
Pengakuan Kesalahan (Partial): Sanggahan ini mengakui mungkin ada kesalahan kecil tapi tetap memohon pertimbangan dengan alasan berkas lain sudah lengkap.
14. Kualifikasi Pendidikan Tidak Sesuai¶
“Terima kasih Bapak/Ibu verifikator, mohon maaf sebelumnya. Kualifikasi pendidikan saya sudah sesuai kok dengan persyaratan, dan ini terbukti dari dokumen yang sudah saya unggah. Mohon diperiksa ulang ya. Terima kasih banyak.”
Keyakinan: Sanggahan ini yakin bahwa kualifikasi pendidikan sudah sesuai dan meminta verifikasi ulang berdasarkan dokumen.
15. Kesalahan Penempatan Formasi¶
“Permisi, Bapak/Ibu. Sepertinya ada kesalahan penempatan formasi saya. Saya daftar dan memenuhi syarat untuk formasi [nama formasi yang benar], tapi di pengumuman malah tertulis [nama formasi yang salah]. Mohon bantuannya untuk dikoreksi sesuai pilihan dan kualifikasi saya ya.”
Koreksi: Sanggahan ini fokus pada kesalahan penempatan formasi dan meminta koreksi sesuai pilihan pendaftar.
16. Pengalaman Kerja Tidak Sesuai¶
“Izin Bapak/Ibu, saya mau mengajukan sanggahan terkait penilaian pengalaman kerja. Saya punya pengalaman kerja selama 3 tahun di bidang yang relevan sama posisi yang saya lamar, dan ini belum tercermin di penilaian. Saya juga sudah lampirkan surat pengalaman kerja sebagai bukti pendukung. Mohon peninjauan ulang ya.”
Penjelasan Tambahan: Sanggahan ini memberikan penjelasan lebih detail tentang pengalaman kerja dan menekankan adanya bukti pendukung.
17. Scan Ijazah Tidak Terbaca¶
“Terima kasih Bapak/Ibu Verifikator. Mohon maaf sebelumnya, saya sudah unggah file scan asli ijazah dalam format PDF dan ukuran yang sesuai persyaratan kok. Mohon diperiksa ulang ya. Terima kasih banyak.”
Pengulangan Format Benar: Mirip dengan poin surat lamaran, sanggahan ini menekankan format file yang benar untuk mencegah masalah keterbacaan.
18. Format Surat Hitam Putih¶
“Terima kasih Bapak/Ibu Verifikator. Saya mohon maaf atas kelalaian saya yang mungkin ada unggah dokumen hitam putih atau fotokopi, padahal mintanya dokumen asli. Saya pengen banget lolos seleksi ini, dan kalau tim verifikator butuh dokumen asli, saya siap kirim ulang dokumen yang diminta secepatnya.”
Penyesalan dan Solusi: Sanggahan ini mengakui kesalahan format dan menawarkan solusi untuk mengirimkan dokumen asli jika diperlukan.
19. Ijazah Tidak Sesuai Formasi Jabatan¶
“Permisi Bapak/Ibu verifikator, ijazah yang saya unggah itu sudah memenuhi persyaratan dari instansi kok. Mohon diperiksa ulang ya.”
Singkat dan Jelas: Sanggahan ini singkat, padat, dan langsung ke poin bahwa ijazah sudah sesuai persyaratan.
20. Transkrip Nilai Belum Diunggah¶
“Mohon diperiksa kembali ya. Saya yakin sudah kirim transkrip nilai waktu pendaftaran. Terima kasih banyak.”
Keyakinan Sudah Mengunggah: Sanggahan ini yakin sudah mengunggah transkrip nilai dan meminta sistem diperiksa kembali.
21. Dokumen Dinyatakan Tidak Asli¶
“Saya mohon Bapak/Ibu untuk memeriksa kembali. Saya sudah unggah dokumen asli seperti KTP, ijazah, dan transkrip nilai sesuai persyaratan instansi yang saya lamar, bukan fotokopi atau legalisir.”
Penegasan Keaslian: Sanggahan ini menegaskan bahwa dokumen yang diunggah adalah dokumen asli, bukan salinan.
22. Tidak Mengunggah Salah Satu Surat Pernyataan¶
“Surat pernyataan yang disyaratkan itu sudah saya unggah semua dan sesuai ketentuan yang diminta kok. Mohon Bapak/Ibu verifikator bisa cek lagi dokumen saya, terima kasih banyak.”
Klaim Kelengkapan: Sanggahan ini mengklaim bahwa semua surat pernyataan yang wajib sudah diunggah sesuai ketentuan.
Tata Cara Mengajukan Sanggah CPNS 2024¶
Oke, udah dapet contoh kalimat sanggahnya kan? Sekarang, gimana sih cara mengajukan sanggahan CPNS 2024 ini? Gampang kok, semua dilakukan secara online lewat portal SSCASN. Biar lebih jelas, yuk ikutin langkah-langkahnya:
- Buka Website SSCASN: Langsung aja buka browser kamu dan ketik alamat website SSCASN: https://sscasn.bkn.go.id/.
- Login Akun: Login pakai akun yang kamu gunakan waktu daftar CPNS dulu. Masukin NIK dan kata sandi kamu. Jangan sampai lupa ya!
- Cari Fitur Sanggah: Di halaman dashboard akun kamu, di bagian hasil seleksi administrasi, cari deh tombol atau link yang tulisannya ‘Ajukan Sanggahan’. Klik itu ya.
- Lihat Dokumen TMS: Nanti di halaman sanggah, kamu bakal lihat daftar dokumen yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Nah, di sini kamu bisa lihat dokumen mana aja yang jadi masalah.
- Isi Alasan Sanggah: Di kolom sanggahan yang tersedia, tulis alasan sanggahan kamu. Gunakan contoh-contoh kalimat sanggah di atas ya, atau kamu bisa modifikasi sendiri yang penting jelas dan sopan.
- Centang Disclaimer: Biasanya ada checkbox disclaimer tuh. Baca dulu baik-baik, terus centang kalau kamu setuju. Isinya biasanya tentang tanggung jawab atas sanggahan yang kamu ajukan.
- Akhiri Proses Sanggah: Kalau udah yakin sama sanggahan kamu, klik tombol ‘Akhiri Proses Sanggah’. Biasanya tombolnya warna merah tuh, hati-hati jangan sampai salah klik ya.
- Informasi Berhasil Sanggah: Setelah klik ‘Akhiri Proses Sanggah’, nanti muncul informasi kalau pengajuan sanggahan kamu berhasil. Alhamdulillah!
- Refresh Halaman: Coba refresh halaman SSCASN kamu. Kadang informasinya belum langsung update.
- Pantau Terus: Nah, setelah berhasil sanggah, jangan lupa pantau terus akun SSCASN kamu ya. Tungguin jawaban sanggahan dari instansi yang kamu tuju. Sabar ya, prosesnya mungkin butuh waktu.
- Sanggahan Ditolak: Kalau sanggahan kamu dianggap gak valid sama verifikator instansi, ya mau gimana lagi, sanggahan kamu bakal diabaikan. Tetap semangat ya!
Penting diingat: Proses sanggah ini sepenuhnya online lewat portal SSCASN. Jadi, jangan coba-coba kirim sanggahan lewat email atau datang langsung ke kantor instansi ya, gak bakal dilayanin.
Aturan Masa Sanggah CPNS 2024¶
Sebelum kamu mengajukan sanggahan, ada beberapa aturan penting yang perlu kamu tahu nih. Biar sanggahan kamu efektif dan gak sia-sia, perhatikan baik-baik ya:
- Sanggah Cuma Sekali: Kamu cuma dikasih kesempatan sanggah satu kali aja. Gak bisa tuh udah sanggah sekali, terus mau sanggah lagi. Sistemnya bakal otomatis nolak kalau kamu coba sanggah dua kali. Jadi, pikirin mateng-mateng sanggahan pertama kamu ya.
- Alasan Sanggah Harus Realistis: Waktu ngisi alasan sanggah, harus benar, realistis, dan gak ngarang. Alasan sanggah kamu juga harus berdasarkan dokumen yang udah kamu unggah sebelumnya. Jangan ngasih alasan yang out of topic ya.
- Konsekuensi Alasan Tidak Sesuai: Kalau isi sanggahan kamu gak sesuai sama dokumen yang kamu unggah pertama kali, kamu harus siap tanggung konsekuensinya. Konsekuensinya bisa aja sanggahan kamu ditolak mentah-mentah.
- Sadar Kesalahan? Jangan Sanggah: Kalau kamu sadar kesalahan administrasi emang ada di pihak kamu, mending gak usah sanggah. Karena sanggahan gak bakal mengubah hasil verifikasi kalau emang kesalahan dari kamu. Jujur aja ya sama diri sendiri.
- Sanggah Kalau Kesalahan Instansi: Sanggahan itu cuma bisa kalau hasil verifikasi dokumen itu murni kesalahan dari instansi, bukan dari kamu. Jadi, pastikan dulu kesalahan emang bukan di pihak kamu sebelum mengajukan sanggahan.
Intinya: Masa sanggah ini bukan buat memperbaiki kesalahan yang kamu buat waktu daftar. Tapi, ini kesempatan kamu buat koreksi kalau ada kesalahan dari pihak instansi dalam menilai dokumen kamu. Pahami baik-baik ya aturannya!
Nah, itu dia contoh-contoh kalimat sanggah CPNS 2024 dan tata cara mengajukannya. Semoga contoh-contoh ini bisa jadi referensi buat kamu ya. Yang penting, tetap tenang, teliti, dan jangan panik. Semoga berhasil dan sanggahan kamu diterima! Aamiin.
Gimana menurut kamu contoh-contoh kalimat sanggah di atas? Ada yang mau kamu tambahin atau punya pengalaman sanggah CPNS? Coba share di kolom komentar ya!
Posting Komentar