Bingung Sama Aturan Guru Gatra, Guru Lagu, & Guru Wilangan Tembang Macapat?

Table of Contents

Santai aja! Banyak yang awalnya juga bingung kok sama aturan guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan dalam tembang macapat. Sering ketuker-tuker, lupa-lupa inget, itu wajar banget. Bayangin aja, ada 11 jenis tembang macapat, masing-masing punya aturan sendiri. Pusing kan? Nah, di artikel ini, kita bakal bahas tuntas semuanya dengan cara yang gampang dipahami. Siap-siap jadi jago tembang macapat, yuk!

Tembang Macapat

Apa Sih Tembang Macapat Itu?

Sebelum menyelami aturannya, kita pahami dulu apa itu tembang macapat. Tembang macapat adalah puisi tradisional Jawa yang punya aturan ketat dalam guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan. Istilah macapat sendiri konon berasal dari kata maca papat-papat (membaca empat-empat), merujuk pada cara pembacaannya yang berirama. Tembang macapat sering digunakan untuk menyampaikan cerita, nasihat, petuah, bahkan sindiran. Keren, kan?

Mengenal Guru Gatra, Guru Lagu, dan Guru Wilangan

Nah, sekarang kita masuk ke inti pembahasan, yaitu tiga guru dalam tembang macapat:

  • Guru Gatra: Jumlah baris dalam satu bait. Bayangin aja kayak anak tangga, setiap baris itu satu anak tangga.
  • Guru Wilangan: Jumlah suku kata dalam setiap baris. Ini kayak hitungan langkah kaki di setiap anak tangga.
  • Guru Lagu: Suara vokal (a, i, u, e, o) di akhir setiap baris. Ini kayak melodi yang mengiringi langkah kaki kita di tangga.

Memahami 11 Jenis Tembang Macapat dan Aturannya

Berikut ini penjelasan detail tentang 11 jenis tembang macapat beserta contohnya:

1. Maskumambang

  • Guru Gatra: 4
  • Guru Wilangan: 12, 8, 8, 8
  • Guru Lagu: a, i, a, a

Contoh:

  • Selamat tinggal duhai kakak(12-a)
  • Jangan lupakan aku**(8-i)
  • Kita kan berjumpa(8-a)
  • Di lain waktu(8-a)

2. Mijil

  • Guru Gatra: 4
  • Guru Wilangan: 10, 6, 10, 6
  • Guru Lagu: i, i, u, u

Contoh:

  • Aku belajar dengan giat**(10-i)
  • Untuk masa depan(10-i)
  • Agar hidup bahagia**(10-u)
  • Dan sejahtera**(6-u)

Wayang Kulit

3. Sinom

  • Guru Gatra: 9
  • Guru Wilangan: 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 8
  • Guru Lagu: a, i, a, i, i, u, a, i, a

(Contoh dan seterusnya untuk jenis tembang lainnya, silakan cari referensi tambahan. Karena keterbatasan tempat, tidak semua contoh bisa dimuat di sini.)

4. Kinanthi

  • Guru Gatra: 6
  • Guru Wilangan: 8, 8, 8, 8, 8, 8
  • Guru Lagu: u, i, a, i, a, i

5. Asmarandana

  • Guru Gatra: 7
  • Guru Wilangan: 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
  • Guru Lagu: a, i, a, a, u, a, a

6. Gambuh

  • Guru Gatra: 5
  • Guru Wilangan: 7, 10, 12, 8, 8
  • Guru Lagu: u, u, i, a, i

7. Dhandanggula

  • Guru Gatra: 10
  • Guru Wilangan: 10, 10, 8, 7, 9, 7, 6, 8, 12, 7
  • Guru Lagu: i, a, e, u, i, a, u, a, i, a

8. Durma

  • Guru Gatra: 7
  • Guru Wilangan: 12, 8, 6, 8, 8, 12, 6
  • Guru Lagu: a, i, a, a, i, a, i

9. Pangkur

  • Guru Gatra: 7
  • Guru Wilangan: 8, 11, 8, 7, 12, 8, 8
  • Guru Lagu: a, i, u, a, u, a, i

10. Megatruh

  • Guru Gatra: 4
  • Guru Wilangan: 12, 8, 8, 8
  • Guru Lagu: a, i, a, a

11. Pocung

  • Guru Gatra: 4
  • Guru Wilangan: 12, 6, 8, 12
  • Guru Lagu: a, a, i, a

Tips Menghafal Aturan Tembang Macapat

  • Buat Kartu: Tuliskan nama tembang dan aturannya di kartu kecil. Bawa ke mana-mana dan sering-seringlah melihatnya.
  • Nyanyikan: Mendengarkan atau menyanyikan tembang macapat bisa membantu mengingat aturannya dengan lebih mudah.
  • Latihan Menulis: Cobalah menulis tembang macapat sendiri. Awalnya mungkin sulit, tapi lama-kelamaan akan terbiasa.
  • Gunakan Mnemonik: Buat singkatan atau kalimat lucu untuk mengingat aturan setiap tembang.

Kenapa Sih Harus Belajar Tembang Macapat?

Belajar tembang macapat bukan cuma soal menghafal aturan. Lebih dari itu, tembang macapat mengajarkan kita tentang kesenian, filosofi, dan budaya Jawa. Melalui tembang macapat, kita bisa belajar menghargai warisan leluhur dan melestarikannya.

Gamelan Jawa

Yuk, Lestarikan Budaya!

Nah, sekarang sudah nggak bingung lagi kan sama aturan guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan tembang macapat? Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu ya! Komen di bawah kalau ada pertanyaan atau mau berbagi tips lainnya. Dan pantengin terus blog ini untuk informasi menarik lainnya seputar budaya Indonesia!

Posting Komentar